Rabu, 16 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ubah Pengalaman Liburan Jadi Penghasilan

Oleh Berita Hargo , dalam Post , pada Jumat, 23 Februari 2018 | 19:26 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id,Zetizen-GP- emang udah jadi lifestyle, tapi banyak orang yang ragu buat liburan karena takut ribet mengatasi segala keperluan. Nah, di situlah jasa travel consultant atau tavel agent akhirnya bermunculan. Tapi, kalian tahu nggak sih, sekarang membuka jasa travel consultant nggak harus lebih dulu punya perusahaan. Iya, cukup bermodal pengalaman traveling yang mumpuni, kamu juga bisa menjalankan bisnis travel consultant sendiri. Kayak beberapa traveler yang sukses mengubah pengalamannya menjadi usaha ini nih! (far/c22/nrm)

 
Dearestjinhee – Penuhi Ekspektasi Pencinta Negeri Ginseng

Mulai didirikan akhir 2015, dearestjinhee adalah salah satu jasa travel consultant yang tepat buat kamu pengagum Negeri Ginseng. Bermula dari pengalaman sang owner yang sering banget traveling ke Korea, digagaslah ide untuk menjalankan jasa travel consultant. ’’Awalnya cuma bantu teman bikin itinerary dan direction ke Korea biar liburannya efektif. Eh, ternyata banyak yang suka,’’ kisah Fiona Natalia, sang owner.

Asyiknya, karena dijalankan sendiri, dearestjinhee menawarkan banyak benefit yang nggak ditawarkan perusahaan travel agent kebanyakan. ’’Waktu dearestjinhee itu fleksibel, sesuai dengan keinginan si tamu. Destinasi yang dikunjungi juga mengikuti request pelanggan,’’ tambah Fiona. Bukan cuma itu, jasa yang ditawarkan dearestjinhee ternyata juga superkomplet dan dijamin bisa memudahkan rencana liburan kalian ke Negeri Ginseng.

BACA  Kepala Sekolah Harus Kuasai Tupoksi 

’’Sejauh ini dearestjinhee mengerjakan end to end process. Mulai bantu menghitung bujet, bikin visa, cari akomodasi sesuai bujet, pergi ke tempat sesuai dengan keinginan, sampai pulang lagi,’’ jelasnya. Nah, karena minat traveler ke Korea meningkat, Fiona menyediakan kebutuhan fotografer pribadi, private car, sampai peminjaman wifi. ’’Dearestjinhee ada untuk manage their expectation. Kami pengin bikin yang punya bujet kecil tetap ngerasain bahagia sama kayak yang punya bujet gede,’’ ungkap Fiona. Asyik banget, kan?

 


Trinity Traveller – Bantu Kenali Destinasi Unik Dunia

Sebagai penulis buku traveling, Trinity punya segudang pengalaman liburan. ’’Pengalamanku hampir ke seluruh Indonesia dan mampir ke 84 negara di dunia,’’ tutur Trinity. Dari pengalamannya yang cukup mumpuni untuk tahu seluk-beluk destinasi travel tersebut, Dia akhirnya diminta untuk membantu merencanakan perjalanan orang-orang. ’’Biasanya aku dapat pertanyaan dari teman-teman dekat dan followers di Instagram,’’ jelas Trinity yang punya 83,7k follower di Instagram-nya @trinitytraveler.

Kerennya, nggak cuma menyediakan jasa konsultasi ke destinasi mainstream, dia juga dengan senang hati membantu mereka yang pengin tahu cara mengunjungi destinasi-destinasi unik dunia. ’’Misalnya, nanya gimana cara ke Machu Picchu atau naik apa ke South Africa,’’ ucap Trinity. ’’Kalau yang mainstream, mungkin mereka bisa browsing ya. Kalau yang unik-unik kan emang harus dari pengalaman,’’ tambahnya.

BACA  Ini Langkah Gubernur Terkait Vaksinasi Lansia di Gorontalo 

Menurut dia, itulah perbedaan antara travel consultant individu dan travel agent. ’’Travel consultant individu cenderung memakan biaya lebih sedikit karena nggak seperti travel agent yang punya banyak staf sehingga modalnya lebih besar,’’ ungkapnya. Yup, untuk membantu merencanakan perjalanan, Trinity nggak mematok harga khusus loh. ’’Ke depannya, kalau mau nge-charge juga bisa sih, tapi itu belum jadi skala prioritasku,’’ ujarnya.

Berprospek di Zaman Now

Semakin  ke sini, potensi jadi travel consultant individu semakin besar loh. Bagi kamu yang tertarik berkarir jadi travel consultant, simak deh beberapa propsek dan keuntungan yang bisa bikin kamu makin yakin kenapa pekerjaan tersebut pantas dilirik! (far/c25/nrm)

Destinasi Anti-mainstream Makin Dicari
Berbeda dengan travel agent yang sering saklek soal destinasi wisata, travel consultant pribadi lebih fleksibel. Hal itu tentu sesuai dengan minat masyarakat sekarang yang makin senang mengunjungi tempat-tempat anti-mainstream. ”Pilihan tempat biasanya dari tamu. Beda dari travel agent yang ke tempat-tempat mainstream, Dearestjinhee bisa bantu buat ke destinasi yang unik. Misalnya, kafe-kafe di Korea yang lucu-lucu atau agensi-agensi K-pop,” ungkap Fiona.

BACA  Kolaborasi Nelson-Hendra Dibutuhkan dalam Pengelolaan Dana PEN 

Tarif Murah Jadi Daya Tarik
Perusahaan travel agent umumnya berjalan dalam skala besar dan otomatis punya banyak karyawan. Nggak heran, tarif yang dipatok juga lebih tinggi. Sementara itu, kalau kita mengonsultasikan rencana liburan ke travel consultant individu, biaya yang dibayarkan umumnya lebih terjangkau.

Hobi dan Pengalaman yang Dibayar
Semakin banyak pengalaman, semakin bisa kamu dipercaya buat jadi travel consultant. ”Karena aku sering jalan-jalan ke luar negeri, orang-orang jadi sering nanya ke aku tentang destinasi yang berbeda. Nah, ini bisa jadi penghasilan kalau mau diseriusin jadi travel consultant,” jelas Trinity.

Tour Pribadi Lebih Digemari
Biasanya nih, kalau kita mencari tarif murah di sebuah perusahaan travel agent, kebanyakan sifat turnya adalah digabung dengan sekelompok orang. Hal itu tentu berbeda dengan travel consultant pribadi. ”Tiap traveler pasti punya tujuan masing-masing. Jadi, sebisa-bisanya aku nggak nyampurin antargrup,” ujar Fiona.


Komentar