Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Unas SMP Tak Ada Perbaikan

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 28 Mei 2018 | 19:00 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Orang tua harus siap-siap menerima hasil Ujian Nasional (Unas) bagi peserta didik di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akan diterima hari ini (27/5).

Pasalnya, hasil Unas SMP sederajat ini tak akan dilakukan perbaikan, meski nilai peserta didik tersebut anjlok. Unas perbaikan sendiri hanya akan berlaku bagi SMA sederajat dan akan digelar pada 24-26 Juli mendatang.

Dari hasil nilai unas SMP sederajat tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Demikian pula sekolah-sekolah peraih nilai tertinggi tak lagi di dominasi sekolah favorit ataupun sekolah di pusat kota.
Pada Unas Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini, peringkat tertinggi untuk capaian nilai rata-rata sekolah diperoleh Sekolah Katolik Santa Maria Gorontalo. Kemudian SMP Negeri 5 Kwandang, SMP Negeri 1 Tabongo, serta SMP Negeri Widyakrama.

BACA  Jangan Sampai Covid-19 Melandai karena Tak Ada Tracking

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) provinsi Gorontalo Amran Pahrun mengakui bahwa Unas perbaikan hanya dilakukan untuk jenjang SMA sederajat.

BACA  Ribuan Masker Segera Disuplai ke Desa Terpencil

“Sebab kalau SMA sederajat, nilai Unas mereka menjadi penentu ketika mereka masuk ke Perguruan Tinggi favorit atau sekolah kedinasan. Sedangkan untuk SMP nilai yang digunakan tetap nilai Unas yang mereka akan terima pada pengumuman Senin (hari ini),” ucap Amran Pahrun.

Lebih lanjut Amran Pahrun mengatakan, capaian nilai rata-rata yang tak lagi didominasi sekolah favorit tak lepas dari penerapan rayonisasi dalam penerimaan siswa baru. Sehingga kualitas siswa terdistribusi dan tidak menumpuk di salah satu sekolah saja.

BACA  Wisatawan Meningkat, Aleg Bone Bolango Ingatkan Protokol Kesehatan

Dari data yang dirangkum Gorontalo Post (Hargo.co.id), untuk rerata nilai terendah UNBK bagi peserta didik SMP ada yang meraih nilai 40 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, nilai 26 untuk mata pelajaran bahasa Inggris, nilai 12,50 untuk pelajaran Matematika dan 12,50 untuk pelajaran IPA. Sedangkan untuk nilai terendah peserta didik MTs untuk bahasa Indonesia dengan nilai 22, bahasa Inggris 30, Matematika 15 dan IPA 22,50.(ndi-gp/hg)


Komentar