Jumat, 30 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Undangan Tak Ada yang Hadir, DPRD Gorut Skorsing RDP

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Kab. Gorontalo Utara Legislatif , pada Kamis, 4 Juni 2020 | 06:05 WITA Tag:
  RDP terkait dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD, Roni Imran dan dihadiri oleh para Aleg dari berbagai komisi.


Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Roni Imran mengaku kecewa dengan tak hadirnya undangan saat akan digelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Walhasil, RDP yang sedianya digelar pada Selasa (02/06/2020) terpaksa harus diskorsing hingga Jumat (05/06/2020).

Sebagaimana informasi yang diterima, RDP tersebut berangkat dari kejadian sehari sebelumnya yang dialami oleh salah satu oknum Aleg saat melintas di Posko Gugus Tugas yang ada di Mootilango. Sedikit mengalami kendala sampai salah satu oknum petugas yang ada di posko tersebut mengeluarkan kata-kata yang dinilai merendahkan lembaga dan citra DPRD.

BACA  Resiko dan Beban Kerja Kades Lebih Tinggi Dibanding Gaji

RDP tersebut rencananya akan menghadirkan Dinas Perhubungan, Kepala Desa (Kades) Bulalo, Gugus Tugas, BKPP, Camat Kwandang dan Bagian Hukum. Hanya saja, tak ada satupun undangan yang hadir.

Itu lantas memunculkan tanggapan beragam dari Aleg Gorut. Aleg PAN, Alhamid Otoluwa menegaskan bahwa persoalan ini berkaitan erat dengan kehormatan lembaga. Sehingga sangat menyesalkan sikap dari pihak terkait yang diundang namun tidak menghadiri RDP tersebut.

BACA  Prodi Kedokteran Hewan Segera Hadir di Universitas Nahdlatul Ulama

“Dengan kejadian ini, saya meminta pertanggungjawaban bupati selaku pengambil kebijakan. DPRD menjalankan amanat undang-undang, ini menyangkut kehormatan lembaga, namun terhadap undangan yang disampaikan tidak dihargai,” tegasnya.

Sementara itu, Aleg PPP, Matran Lasunte menegaskan bahwa sebelum RDP tersebut berlanjut, oknum aparat tersebut jangan lagi ditugaskan di posko.

“Selaku Aleg, saya minta yang bersangkutan untuk ditarik dan jangan ditugaskan di Posko dengan melihat sikap oknum tersebut, karena ini akan berhadapan dengan masyarakat,” jelasnya.

BACA  Bupati Gorontalo Utara Diminta Selesaikan Masalah di Kominfo. Ada Apa Ya?

Lalu bagaimana kronologis kejadian sebenarnya? Aleg PDIP, Sian Woloks menegaskan bahwa ini akan dibacakan ketika yang diundang untuk hadir RDP sudah ada di ruangan.

Untuk itu, Aleg Hanura, Ridwan R. Arbie menyarankan agar RDP tersebut dibuka terlebih dulu dan kemudian diskorsing untuk dilanjutkan sebagaimana keputusan bersama nanti.

Sesuai kesepakatan bersama, RDP tersebut, kata Roni Imran akan dilanjutkan nanti pada Jumat (05/06/2020) usai Salat Jumat. (abk/adv/hg)


Komentar