Minggu, 22 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



UNG Bentuk Desa Tangguh Covid-19

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Sabtu, 31 Oktober 2020 | 23:07 WITA Tag: , ,
  Rektor UNG, Eduart Wolok


Hargo.co.id, GORONTALO – Salah satu bentuk pengabdian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terhadap pemerintah yakni dengan membentuknya Desa Tangguh Covid-19. Ini dinilai sejalan dengan program UNG yang semula telah merencanakan perkuat masyarakat dari desa yang ada di Teluk Tomini serta pesisir utara Indonesia.

Hal ini diungkapkan Rektor UNG, Eduart Wolok ketika hadir pada Podcast Lantai4 yang disiarkan oleh Hargo Channel beberapa pekan lalu. Menurutnya, sejak menjadi rektor lebih fokus pengembangan Teluk Tomini dan utara Indonesia dengan basis desa.

BACA  Terapkan Protokol Kesehatan, Satpol PP Beri Edukasi ke Pengemis

“Sehingga, ketika wabah Covid-19 muncul, maka sejalan dengan apa yang kami programkan. Ini lebih memudahkan untuk dilakukan sosialisasi tentang Covid-19,” kata Eduart Wolok.

BACA  Kasus Covid-19 Menurun, Gubernur Minta Tetap Patuh Protokol Kesehatan

Lanjut katanya, Desa Tangguh Covid-19 hadir agar setiap desa mampu membaca kondisi Covid-19 ini, terhadap warganya. Alasannya, ketika ditarik ke skup yang lebih besar, maka akan sulit. Jika dilakukan dengan skup desa atau lebih kecil, maka lebih efektif.

BACA  Kabar Baik, Pohuwato Kembali ke Zona Hijau

“Tantangannya yakni perlu keterlibatan semua pihak. Terutama keberpihakan regulasi, dari pemerintah kabupaten/kota, juga provinsi. Jadi, program Desa Tangguh Covid-19, bukan hanya sosialisasi tentang penyakit itu. Namun juha mengedukasi ke masyarakat bagaimana hidup sehat,” tegasnya. (***)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar