Senin, 6 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



56 Orang Tewas dan 273 Kritis Akibat Ganasnya Virus Korona

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Minggu, 26 Januari 2020 | 20:30 PM Tag: ,
  Ilustrasi penanganan tenaga medis terhadap pasien yang terjangkit virus Korona di Wuhan, Tiongkok. (AFP)

Hargo.co.id – Virus korona makin menyebar luas ke sejumlah negara. Bahkan jumlah korban jiwa dari coronavirus Wuhan di Tiongkok terus meningkat. Terbaru, sudah ada 56 orang tewas akibat virus tersebut.

Para pejabat kesehatan Tiongkok pada Sabtu (26/1), memastikan hal itu. Bahkan sudah lebih dari 1.900 kasus pasien terinfeksi. Kantor berita Xinhua milik pemerintah melaporkan bahwa 237 pasien dalam kondisi kritis.

Petugas kesehatan di kota Wuhan di Cina mengatakan pasokan rumah sakit hampir habis karena mereka merawat semakin banyak pasien. Pemerintah pusat Tiongkok mengumumkan akan mengirim lebih dari 1.200 tenaga kesehatan serta 135 tenaga medis Tentara Pembebasan Rakyat ke kota untuk menahan penyebaran virus.

Bahkan Tiongkok sama sekali tak merayakan perayaan Imlek. Hampir 60 juta orang terisolasi di Wuhan dan sebagian provinsi Hubei.

Di Wuhan, 4 petugas kesehatan termasuk dokter mengatakan kepada CNN tentang kesulitan yang dihadapi kru medis di lapangan. Melalui percakapan telepon dengan CNN, mereka memberi tahu sumber daya rumah sakit yang terbatas.

“Kami kekurangan sumber daya. Seluruh Wuhan kurang,” kata seorang petugas kesehatan yang berbasis di Wuhan kepada CNN melalui telepon.

Dia mengatakan bahwa petugas medis butuh banyak pakaian pelindung, kacamata pelindung dan masker. “Ini benar-benar seperti kita akan berperang tanpa senjata,” tambah seorang petugas kesehatan.

Salah satu staf rumah sakit mengklaim bahwa petugas layanan kesehatan telah menggunakan popok untuk bekerja agar tidak harus melepas pakaian khusus mereka. “Anggota keluarga saya pasti mengkhawatirkan saya, tetapi saya masih harus bekerja,” kata dokter lainnya.

Para dokter berharap mereka akan mendapatkan perlengkapan yang mereka butuhkan. Media pemerintah Tiongkok juga meminta sumbangan publik untuk pasokan medis. Mereka melaporkan bahwa satu anggota staf rumah sakit mengatakan persediaan saat ini hanya cukup untuk bertahan selama tiga atau empat hari.

Komisi Kesehatan Wuhan telah meminta lebih dari 10 ribu tempat tidur dari 24 rumah sakit. Kota itu kinin juga sedang membangun rumah sakit seluas 25.000 meter persegi dalam waktu seminggu, untuk kapasitas 1000 tempat tidur.

*Berita ini juga disiarkan jawapos.com edisi minggu 26 januari 2020

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar