Senin, 19 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Usai Pesta Miras, Opa Tewas

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 20 April 2017 | 10:21 WITA Tag: , , , , , ,
  


TELAGA JAYA – Hargo.co.id Suasana larut malam di Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo mendadak gempar. Ini menyusul ditemukannya mayat pria di depan salah satu rumah warga di desa setempat.

Pria itu diketahui adalah Rahim Ayuba (50), warga Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Rahim ditemukan dengan kondisi wajah menghitam dengan darah keluar dari hidung, kemarin, (19/4) sekitar pukul 01.00 Wita.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sebelum ditemukan tewas, Rahim sempat nongkrong dan bercengkrama bersama dua rekannya masing-masing Ram Yusuf (62), dan Neni (51) di sebuah pondokan di Desa Hutadaa.

BACA  Mabes Polri Diserang OTK Bersenjata, Satu Orang Dilumpuhkan

Ketika tengah asyik ngobrol, ketiganya pun patungan membeli Cap Tikus. Usai pesta Miras, Ram Yusuf dan Neni pun pulang ke rumah mereka masing-masing, sementara Rahim yang sudah mabuk berat tertidur di pondokan.

Hingga kemudian sekitar pukul 10.00 Wita, Yunus yang balik dari pesta pernikahan kaget melihat Rahim tertidur di depan rumahnya. Yunus sempat menawarkan Rahim untuk tidur di dalam rumah, akan tetapi ajakan tersebut ditolak Rahim.

“Ketika saya ajak, Rahim menolak karena alasan kepanasan meneguk miras dan ingin tetap tidur depan rumah saya,” kata Yunus.Sekira pukul 01.00 Wita, Yunus pun terbangun dari tidur dan keluar rumah mengecek Rahim.

BACA  Jelang Buka Puasa, Dua Desa di Limboto Barat Diterjang Banjir 

Betapa kagetnya Yunus ketika melihat wajah Rahim sudah menghitam sementara hidungnya mengeluarkan darah segar. Menyadari Rahim sudah tak bernyawa, Yunus langsung panik.

“Saya langsung pergi ke rumah keluarga Rahim untuk memberitahu kejadian ini,” ujarnya.
Menurut cerita Yunus, sebelum berangkat ke pesta, dirinya pun sempat diajak Rahim untuk bergabung pesta Miras. Namun karena sudah keburu waktu, Yunus menolak bergabung.

Sementara itu, Ram Yusuf, warga yang sempat sama-sama meneguk Cap Tikus bersama korban mengatakan, malam itu, dirinya bersama Rahim dan Neni meneguk Cap Tikus tidak terlalu banyak.

BACA  Akses Padebuolo-Bypas Talumolo Terendam Air

“Cuma ini korban so minum kamari dari tampa lain, baru lanjut minum dengan torang,” ungkap Ram. Sementara itu dari informasi yang diperoleh awak media penyebab kematian Rahim disebabkan karena pembuluh darah korban pecah akibat kadar alkohol berlebihan yang dikonsumsinya.

Hanya saja kasus ini masih diselidiki petugas kepolisian. Sayangnya pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi. Kemarin, sekira pukul 11. 00 Wita, Rahim sudah dikebumikan di pekuburan keluarga di Desa Tenggela. (tr-55/hg)


Komentar