Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Usai Unjuk Rasa, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 10 Oktober 2020 | 02:05 WITA Tag: , ,
  Brimob Polda Gorontalo bersama mahasiswa sedang memungut sampah di sekitaran lokasi digelarnya unras tolak Omnibus Law, Jumat (9/10/2020). (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh ribuan mahasiswa gabungan dari sejumlah perguruan tinggi di Gorontalo pada Jumat (09/10/2020), di Kawasan Bundaran Patung Saronde Kota Gorontalo berlangsung aman dan tertib tanpa adanya gesekan antara petugas dan massa aksi.

Namun begitu aksi unjuk rasa (unras) dalam rangka menolak disahkannya Undang-undang Cipta Kerja atau Omnibus Law itu, meninggalkan banyak sampah di tempat pelaksanaan aksi.

BACA  Oktober, Kemenkes Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun

Melihat hal tersebut, personel Brimob Polda Gorontalo yang ditugaskan mengawal jalannya aksi unras langsung memungut sampah yang bertebaran di lokasi, setelah massa aksi mulai membubarkan diri.

Hal itupun mengundang perhatian sejumlah mahasiswa untuk ikut bersama-sama dengan personel Brimob Polda Gorontalo, membersihkan sampah yang ditinggalkan usai digelarnya aksi unras.

“Kami melihat kondisi jalanan yang banyak sampah berceceran usai aksi unjuk rasa tersebut, dan kami pun langsung membersihkan jalan di sekitar Bundaran Patung Saronde dari sampah yang berserakan,”ujar Briptu Reynaldo Panggabean (Personel Brimob Polda Gorontalo).

BACA  Jika Tak Terbukti, Golkar Akan Persoalkan Rekomendasi Bawaslu ke DKPP

Anggota Tim Ilato Sat Brimob Polda Gorontalo itu juga mengungkapkan, aksi bersih-bersih sampah yang mereka lakukan secara sukarela itu, dilihat oleh sejumlah massa aksi hingga membuat mereka bersama-sama ikut memungut sampah.

“Aksi bersih-bersih sampah yang kami lakukan, dilihat oleh sejumlah mahasiswa, dan secara spontan mereka juga turut serta dengan kami membersihkan sampah yang ditinggalkan usai pelaksanaan aksi damai di Kawasan Bundaran Patung Saronde Kota Gorontalo,”ungkap Briptu Reynaldo Panggabean.

BACA  Pasien Covid-19 Sembuh di Gorontalo Bertambah 22 Orang

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa dalam rangka menolak disahkannya Omnibus Law oleh ribuan Mahasiswa gabungan di Bundaran Patung Saronde Kota Gorontalo berlangsung aman, damai dan tertib.(zul/hg)


Komentar