Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Ustadz Solmed Hadiri Haul ke-50 Wafatnya Almh. Annie Nento

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial , pada Senin, 24 September 2018 | 23:42 Tag: , , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Peringatan Haul ke-50 wafatnya Almh. Annie Nento Gobel, bukan hanya dihadiri sejumlah pejabat Gorontalo. Namun, juga menghadirkan pencerama terkenal seeprti Ustadz Soleh Mahmud atau yang lebih dikenal dnegan nama Ustadz Solmed.

Isi cerama yang disampaikan yakni ada tiga hal yang membuat pahala itu dapat diterima walaupun sudah meninggal. Ketiganya adalah ilmu yang bermanfaat, amal jariyah dan doa anak soleh.

“Apa yang dilakukan oleh sanak keluarga, mendapat ganjaran pahala, atas kebaikan dari keluarganyan,” ungkap Ustadz Solmed seraya menambahkan jika bangga diundang untuk memberikan ceramah atas Haul ke-50 meninggalnya ibu dari Rahmat Gobel.

Acara ini berlangsung pada Sabtu (22/09/2018) bertempat di Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo. Rahmat Gobel melakukan doa dzikir di tanah kelahiran. Hadir pada acara tersebut Walikota Gorontalo Marten Taha, Bupati Bone Bolango Hamim Pou, dan mantan Bupati Kabupaten Gorontalo, David Bobihoe. Hadir juga santri dari Pondok Pesantren Hubulo, seluruh keluarga besar Gobel-Nento, dan semua masyarakat Gorontalo.


Ustadz Solmed (empat dari kiri) usai berdoa di makam Almh. Annie Nento Gobel. (Foto Istimewa)

Rahmat Gobel dalam sambutannya, mengungkapkan jika ibunya meninggal dunia pada tahun 1968. Saat itu, orang tuanya berwasiat agar saat meninggal dimakamkan di Gorontalo.

“Namun, saat itu kami sebagai anak-anak hanya diam, dan berpikir bahwa untuk pergi ke Gorontalo butuh waktu sangat lama. Apalagi harus naik pesawat Bouraq itu hanya penerbangan via Manado. Sehingga kami sepakat untuk untuk memakamkan Almarhumah di Jakarta,” tutur Rahmat Gobel.

Lanjut katanya, ketika ada pemindahan tanah kuburan untuk pembangunan di Jakarta, maka Rahmat Gobel dan keluarga langsung memindahkan makam kedua orang tuanya ke Gorontalo. Alm. H. Thayeb Mohamad Gobel dan Almh. Annie Nento Gobel menikah pada 1956.

“Sebagai anak bertanya, kenapa mereka harus dimakamkan di Gorontalo? Barulah kami menyadari bahwa hal ini agar supaya anak-anak, cucunya kelak dapat mengetahui tanah kelahiran dari mereka,” jelasnya.

Akhir sambutannya, Rahmat Gobel menambahkan, kedua orang tuanya memiliki 7 orang anak, lima orang anak perempuan dan 2 laki-laki. Selanjutnya, 14 orang Cucu, 10 orang Cicit. Rahmat Gobel berharap, apa yang dilakukan oleh anak-anaknya ini dapat membawa pahala kebaikan kepada kedua orangnya yang telah wafat. (adv/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar