Sabtu, 26 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Usut Suap Perkara Sidang, KPK Garap Sekretaris MA

Oleh Jamal De Marshall , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 18 Desember 2019 | 16:00 WITA Tag:
  Mahkamah Agung. Foto: dokumen JPNN.Com


Hargo.co.id, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Achmad Setyo Pudjoharsoyo.

Setyo sedianya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di MA pada 2011-2016.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Setyo akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi penyidikan tersangka Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto.

BACA  Polisi Beberkan Kronologi Penikaman Syekh Ali Jaber

“Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi,” kata Febri dalam keterangan yang diterima, Rabu (18/12).

Selain Setyo, penyidik juga memeriksa Direktur Utama PT Multi Bangun Sarana Donny Gunawan, Direktur PT Dian Fortuna Erisindo Renny Susetyo Wardhani dan Kepala BBW Brantas Saroni Soegiarto.

BACA  Belum Dapat Kuota Gratis, Mahasiswa Bisa Langsung Lapor ke Rektor

Menurut Febri, ketiga orang tersebut diperiksa untuk melengkapi berkas perkara Hiendra. “Mereka juga akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama,” kata Febri.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi sebagai tersangka.

BACA  KSAD Akan Pecat Prajurit yang Terlibat Perusakan Polsek Ciracas

Selain Nurhadi, KPK juga menetapkan menantunya Rezky Herbiyono serta Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto sebagai tersangka.

Nurhadi bersama menantunya diduga menerima suap Rp 46 miliar untuk pengamanan perkara dalam persidangan. (tan/jpnn)

*Berita ini juga disiarkan oleh jpnn.com pada edisi Rabu, 18 Desember 2019


Komentar