Vaksin Kosong, Korban Anjing Gila Dirujuk ke RS Bunda

Korban serangan anjing gila di ATinggola saat hendak dirujuk ke RS Bunda Kota Gorontalo mengingat vaksin kosong di Puskesmas setempat. (Foto Istimewa/Koleksi Facebook Bocah Gorut)

-

Hargo.co.id, GORONTALO – Tiga anak korban anjing gila di Kecamatan Atinggola langsung mendapat penanganan serius dari Puskesmas Atinggola. Satu korban diantaranya bernama Riski Payu (15) warga Desa Imana sudah kembali ke rumah karena hanya kena cakar.

Hanya saja, dua orang korban yakni Elfata (7) warga Desa Kota Jin dirujuk ke RS Bunda Kota Gorontalo karena mengalami luka serius dibagian wajah. Begitu pula Rifki Antu (3) warga Ilomata, akan dirujuk ke RS Bunda untuk mendapat penanganan intensif.

“Yang parah itu korban bernama Elfata dan Rifki, keduanya diserang dibagian wajah,” jelas Kanit Binmas Polsek Atinggola Mukti Ali Tapulu, yang turun mendampingi langsung korban di Puskesmas.

Baca Juga: Atinggola Diteror Anjing Gila, Korban Sudah Tiga Orang

Mukti mengatakan, sesuai keterangan pihak Puskesmas Atinggola, penanganan terhadap dua korban ini dilakukan serius karena penyebaran virus akan lebih cepat karena korban digigit dibagian wajah.

“Vaksin kosong. Kita sudah cek juga di Puskesmas daerah tetangga juga kosong. Yang ada hanya Puskesmas di Marisa, sehingga sudah koordinasi vaksin itu akan di bawa ke kota Gorontalo makanya pasien di bawa ke Kota Gorontalo,” ujar Mukti.

Menurutnya Elfata di bawa ke Kota Gorontalo terlebih dahulu karena menjadi korban pertama anjing gila pada pukul 16.45 WITA. Sementara Rifki Antu yang juga mengalami luka serus terjadi pada pukul 19.15 WITA.

“Rifki juga akan dirujuk ke Kota Gorontalo. Saat ini sementara observasi di Puskesmas Atinggola,” urainya. (idm/hg)