Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Vaksinasi dan Tes Swab Bisa Membatalkan Puasa?

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 13 April 2021 | 18:05 WITA Tag: ,
  Warga mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com


Hargo.co.id, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa Nomor 24 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah di Bulan Ramadan dan Syawal 1442 Hijriah.

Dalam fatwa ini terdapat panduan dan ketentuan hukum bagi umat yang melaksanakan ibadah Ramadan.

Poin pertama fatwa, MUI mewajibkan setiap muslim melakukan ikhtiar menjaga kesehatan dan menjauhi setiap hal yang dapat menyebabkan terpapar penyakit.

“Hal itu merupakan bagian dari menjaga tujuan pokok beragama,” tulis poin pertama fatwa yang ditetapkan Senin (12/4) kemarin.

BACA  Target Dewan Pers 2021,  1.700 Wartawan Kompeten pada 34 Provinsi

MUI kemudian meminta kepada umat mengisi kegiatan Ramadan dan Syawal dengan ceramah dan pengkajian keagamaan dari narasumber yang ahli agama.

Selanjutnya MUI berharap pelaksanaan ibadah Ramadan, baik ibadah mahda maupun ghairu mahda menerapkan protokol kesehata.

Misalnya menerapkan physical distancing atau menjaga jarak saat salat berjemaah. MUI menyebut salat berjemaah tetap sah, meskipun terdapat ketentuan menjaga jarak.

BACA  Duplikasi Website, Dua WNI Curi Data 30 Ribu Warga AS

“Menggunakan masker yang menutup mulut dan hidung saat salat, hukumnya boleh dan salatnya sah,” beber fatwa MUI tersebut.

Kemudian MUI pun meminta umat wajib berpartisipasi dalam upaya memutus mata rantai peredaran Covid-19. Di antaranya dengan vaksinasi guna mewujudkan kekebalan kelompok (herd immunity).

“Vaksinasi saat berpuasa tidak membatalkan puasa, karenanya umat Islam yang sedang berpuasa boleh melakukan vaksinasi,” tulis fatwa itu.

Selain vaksinasi, upaya mencegah penularan yakni mendeteksi secara dini. Misalnya melakukan tes swab kepada orang yang berkontak dengan pasien positif Covid-19.

BACA  Tersangka Bangun Rumah Mewah, Diduga dari Keuntungan Rapid Antigen Bekas

“Tes swab, baik lewat hidung maupun mulut untuk deteksi Covid-19 saat berpuasa tidak membatalkan puasa,” tutur fatwa MUI itu. (ast/jpnn/hargo)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul: “Apakah Vaksinasi dan Tes Swab Membatalkan Puasa?“. Pada edisi Selasa, 13 April 2021.

Komentar