Selasa, 6 Desember 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Viral! Suporter Qatar Nonton Bola Bawa Supercar, Ini Komentar Netizen

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Senin, 21 November 2022 | 20:05 Tag: , , , , , ,
  Kemacetan di jalan raya Qatar disebabkan oleh banyaknya pengguna Supercar yang turun ke jalan-tangkapan layar tiktok 199c_mh-

Hargo.co.id – Menyambut pergelaran turnamen sepak biola dunia, Word Cup 2022, di sepanjang ruas jalan di Doha, Qatar dipenuhi ratusan supercar.

Supercar dari berbagai merk dan type ini terlihat berlalu lalang di sepanjang jalan yang dihiasi pernak-pernik Piala Dunia.

Sepanjang jalan yang dihiasi lampu hias terliat semarak dengan banyaknya mobil mewah yang melintas di sepanjang jalan tersebut.

Video yang diunggah melalui Tiktok milik akun, @mohammad Habib terlihat dari berbagai merk dan type supercar seperti, Ferrari, Lamborghini, Maclaren, Porsche dari berbagai type yang ijut meramaikan pergelaran turnamen Piala Dunia 2002 di Qatar.

“sultan nongol semua” komentar @na2073

“pengen pakai avanza ke qatar biar bnyak yg liat” tulis @R Hidayat 309

“supercar berserakan” sahut @qintharcorner_

Seperti diketahui, di negeri penghasil minyak dan gas ini tidaklah heran, masyarakat yang rata-rata penghasilan tinggi dan tajir melintir di négara tersebut banyak yang mempunyai supercar.

Belum lagi kondisi jalanan yang mulus dan tidak berlubang memudahkan supercar ini berjalan mulus saat dikendarai dengan kecepatan kencang.

Tidak mau kalah dengan masyarakatnya, bahkan, polisi Qatar sendiri menggunakan Porsche Panamerea . Mobil asal pabrikan Jerman ini, dengan kecepatan tertinggi 318 km/jam, Porsche Panamera adalah mobil polisi tercepat di Qatar.

Pemerintah Qatar adalah pemegang saham Porsche dan mungkin karena itulah sebagian besar armada polisi Qatar didominasi mobil dengan akselerasi 4,1 detik.

Di negara Timur Tengah, seperti di Qatar, melihat supercar lalu lalang di jalanan sudah jadi penampakan yang biasa, contohnya seperti di Dubai.

Namun kebanyakan dari supercar tersebut berasal dari Eropa seperti Ferrari, Lamborghini, hingga Maserati. Namun bukan berarti negara Timur Tengah tidak memiliki supercar buatan sendiri.

Qatar sendiri ternyata mempunyai supercar butane sendiri. Jagoan dari Timur Tengah yang akan bersaing dengan Ferrari beberapa merk terkenal lainnya, bernama Elibriea.

Prototipe mobil pabrikan Qatar tersebut pertama kali dipamerkan kepada publik pada Qatar Motor Show yang berlangsung Januari 2016 lalu.

Siapa sangka perancang mobil super tersebut adalah anak muda berusia berusia 27 tahun, Abdul Wahab Ziaullah. Lulusan Texas A&M itu mulai merancang sketsa Elibriea sejak duduk dibangku SMA.

Untuk mengerjakan proyek mobil sport pertama Qatar tersebut, ia mendapatkan dana dari Qatar National Research Fund serta sponsor dari Ali Bin Ali Group.

Sebagai informasi, Ziaullah mengungkapkan antusiasnya saat mengerjakan mobil sport Elibriea. Baginya, saat merancang mobil tersebut seluruh ide dan kreativitasnya dapat ditumpahkan dalam wadah yang tepat.

“Saya adalah penggemar pembuatan produk yang kreatif. Hal itu terasa menakjubkan saat telah menyelesaikan tugas yang menyenangkan ini. Sebab, saat anda mengembangkan keseluruhan mobil sport, anda mengembangkan segala sesuatunya secara mendasar,” ungkap Ziaullah.

Dapur pacu Elibriea dibekali dengan mesin V8 yang menghasilkan 525 tenaga kuda. Dengan tampilan yang gahar dan agresif, mobil sport tersebut mampu ‘menyihir’ pasang mata pengunjung yang datang dalam Qatar Motor Show.

Namun tak hanya pujian, kritikan pun juga menghampiri Elibriea saat ditampilkan melalui YouTube.

Komentar pedas datang dari netizen, salah satunya yang mengatakan, “Apakah ini (Elibreia) adalah mobil sport terjelek di dunia?”

Ziaullah menanggapi positif komentar tersebut.

“Fakta bahwa banyak orang yang menyukai desain mobil ini sudah cukup bagi saya untuk mendorong ke tahap pengembangan selanjutnya,” ujarnya.

MENGENAL QATAR PENGHASIL MINYAK DAN GAS BUMI

Qatar dapat dianggap sebagai negara monarki konstitusional maupun monarki absolutyang dipimpin oleh keluarga Al Tani. Dinasti Al Thani telah memimpin Qatar sejak 1825.

Tahun 2003, Qatar mengadopsi konstitusi yang memilih langsung 30 dari 45 anggota Dewan Legislatif.

Konstitusi ini disetujui mutlak dalam referendum dengan angka 98%.

Emir kedelapan Qatar adalah Tamim bin Hamad Al Thani, ayahnya adalah Hamid bin Khalifa Al Thani yang menyerahkan kekuasaan padanya 25 Juni 2013.

Kanselir tertinggi memiliki kekuasaan eksklusif untuk memilih dan mencopot perdana menteri dan menteri kabinet yang semuanya membentuk Dewan Menteri. Dewan Menteri adalah otoritas eksekutif tertinggi di negara ini.

Dewan Menteri juga memulai legislasi. Hukum dan dekrit yang diusulkan Dewan Menteri akan dirujuk ke Dewan Penasihat (Majilis Al Shura) untuk didiskusikan kemudian diberikan ke Emir untuk diratifikasi.

Majelis Konsultatif memiliki otoritas legislatif terbatas untuk menyusun dan menyetujui hukum, tapi Emir yang menentukan semuanya di akhir.

Anggota dewan saat ini terdiri dari anggota yang ditunjuk oleh Emir, karena tidak ada pemilihan legislatif sejak 1970.

Pemilihan legislatif ditunda sampai paling tidak tahun 2019.

Hukum Qatar tidak memperbolehkan pembentukan badan politik atau persatuan dagang.

Awalnya, ekonomi Qatar difokuskan pada perikanan dan mutiara namun industri mutiara jatuh setelah munculnya mutiara yang dibudidayakan dari Jepang pada tahun 1920 an dan 1930 an.

Transformasi ekonomi terjadi pada tahun 1940 , yaitu ketika ditemukan mintak bumi di Lapangan Dukhan.

Sekarang, pemasukan utama Qatar adalah dari ekspor minyak dan gas bumi . Simpanan minyak negara ini diperkirakan sebesar 15 miliarbarel (2,4 km³).

Dengan tidak adanya pajak penghasilan , Qatar (Bersama Bahrain ) adalah salah satu negara dengan tingkat pajak terendah di dunia.

Tingkat pengangguran bulan Juni 2013 adalah 0,1%. Hukum korporat mewajibkan perusahaan Qatar memegang minimum 51% saham perusahaan di negara ini

Untuk beberapa tahun ke depan, Qatar diperkirakan akan tetap fokus pada minyak dan gas bumi, namun sudah mulai mengembangkan sektor swasta.

Pada 204, Qatar Sciense & Technology Park dibuka untuk menarik dan melayani berbagai usaha berbasis teknologi, baik dari dalam maupun luar Qatar.

Per 2016, PDB per kapita Qatar menempati posisi nomor 4 tertinggi di dunia, menurut Dana Moneter Internasional (IMF).

Negara ini sangat mengandalkan tenaga asing untuk pertumbuhan ekonominya, sampai pada taraf pekerja migran mencapai 86% populasi penduduk dan 94% angkatan kerja.

Qatar juga sering dikritik oleh Konfereasi Serikat Dagang Internasional.

Pertumbuhan ekonomi Qatar hampir selalu ditopang oleh minyak bumi dan gas alam sejak ditemukan tahun 1940.

Negara ini hampir tidak menerapkan pajak, namun otoritas negara berencana untuk menerapkannya pada makanan siap saji dan barang mewah.

Pajak ini akan diimplementasikan pada barang yang membahayakan tubuh, seperti makanan siap saji, rokok, dan minuman ringan.

Awal mula rencana kebijakan ini diperkirakan akibat jatuhnya harga minyak dan menyebabkan negara ini defisit tahun 2016. Selain itu, jumlah pemotongan kerja juga meningkat dari perusahaan minyak dan sektor lembaga negara lainnya.(DISWAY.id)

 

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di DISWAY.id, dengan judul: “Viral! Suporter Qatar Nonton Bola Bawa Supercar, Netizen: Para Sultan Nongol Semua!“. Pada edisi Senin, 21 November 2022.
(Visited 32 times, 1 visits today)

Komentar