Saturday, 18 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wagub Gorontalo Beri Semangat ke Tenaga Kesehatan di Kecamatan Tibawa

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Friday, 30 July 2021 | 04:05 AM Tags: , , ,
  Wagub Gorontalo H. Idris Rahim saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Kantor Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Kamis (29/07/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo H. Idris Rahim melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Kamis (29/07/2021).

Dalam kesempatan tersebut orang nomor dua di Provinsi Gorontalo itu memberikan semangat kepada para tenaga kesehatan yang bertugas pada pelayanan vaksinasi Covid-19.

“Sudah berapa yang divaksin hari ini?” tanya Idris ke seorang tenaga kesehatan yang menjawabnya “26 orang pak,”. “Semangat terus ya,” lanjut Wagub.

Idris mengakui, sejak awal pandemi Covid-19 melanda Provinsi Gorontalo pada tahun 2020, tenaga kesehatan menjadi barisan terdepan dalam penanggulangan virus corona. Dikatakannya, para tenaga kesehatan ini bekerja penuh dedikasi dan berjuang tanpa mengenal lelah.

“Banyak tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dan meninggal dunia dalam menjalankan tugasnya. Jangan sia-siakan pengorbanan mereka, mari kita patuhi anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi,” ujar Wagub.

Idris menambahkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo menyiapkan anggaran insentif bagi tenaga kesehatan sebesar Rp14,36 miliar. Dari jumlah itu, yang sudah terserap hingga saat ini sudah mencapai 52,72 persen atau sebesar Rp7,57 persen.

“Pak Gubernur beberapa waktu lalu meminta keseriusan bupati dan wali kota untuk membayar insentif tenaga kesehatan karena mereka sudah bekerja tanpa mengenal lelah dalam mencegah dan menangani Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, cakupan vaksinasi di Kabupaten Gorontalo untuk dosis pertama mencapai 14,30 persen atau sebanyak 45.289 orang dari total sasaran 316.701 orang. Sedangkan untuk dosis kedua 4,77 persen atau sebanyak 15.058 orang.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo
(Visited 10 times, 1 visits today)

Komentar