Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wagub Gorontalo Minta Informasi Daerah Dapat Porsi Lebih

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Jumat, 20 November 2020 | 10:05 WITA Tag: ,
  Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim


Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Gubernur Gorontalo, Idris Rahim meminta kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar informasi daerah dapat porsi lebih. Hal ini disampaikan pada Webinar sosialisasi TV digital “Indonesia Goes to Digital” bersama KPI.

Hadir saat itu KPI, Mohamad Reza, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ahmad Ramli, dan juga Anggota DPR RI Komisi I, Elnino M. Mohi dan Viva Grup.

BACA  Begini Cara Penerapan Protokol Kesehatan di Mapolsek Suwawa

“Ada 18 televisi di Gorontalo, tapi kami belum merasakan manfaat lokalitasnya untuk Gorontalo. Seperti halnya dalam penanganan Covid-19, terpaksa pemerintah daerah harus menyampaikan informasinya melalui media lain. Olehnya, melalui TV digital ini, harusnya informasi lokalitas daerah mendapat porsi yang lebih besar,” tutur Wagub, Rabu (18/11/2020).

Idris Rahim juga mengutarakan, dunia penyiaran analog saat ini menjadi tradisional dan tidak lagi diminati oleh kelompok masyarakat tertentu sehingganya diharapkan menjadi solusi atas permasalahan keterjangkauan informasi yang belum merata di Provinsi Gorontalo.

BACA  Kabar Baik, Pohuwato Kembali ke Zona Hijau

“Di Gorontalo ada 31 lembaga penyiaran yang terdiri dari 13 radio dan 18 televisi. Meski begitu belum bisa menjangkau seluruh wilayah di Provinsi Gorontalo khususnya di tiga kabupaten yakni Pohuwato, Boalemo, dan Gorontalo Utara. Belum lagi sebagian kecil wilayah yang ada di Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo,” ungkapnya.

BACA  Infrastruktur dan SDM Indonesia Siap Lakukan Vaksinasi Covid -19

Untuk menargetkan transformasi televisi analog ke televisi digital agar segera bisa terealisasi, Wakil Gubernur Idris Rahim menyatakan siap mendukung pengalihan TV Analog ke TV digital yang memakan sumber daya cukup besar pada spektrum 700 MHz itu.

“Kami siap mendukung dan terlibat dalam agenda-agenda perpindahan dari TV analog menuju TV digital melalui Dinas Kominfo untuk mewujudkan persebaran informasi yang merata,” tutup Idris.(adv/lya/hg)


Komentar