Sabtu, 16 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wagub Gorontalo Tinjau Pembenahan Destinasi Wisata Religi Bubohu

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 15 September 2021 | 21:05 PM Tag: ,
  Seorang pengunjung memotret temannya yang memberi makan burung merpati di destinasi wisata religi Bubohu, Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Rabu (15/09/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wisata religi Bubohu, Masjid Walima Emas, dan Pantai Dulanga, merupakan tiga destinasi wisata yang ada di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, yang telah ditetapkan sebagai 50 Desa Wisata Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Guna memastikan pengembangannya, Wakil Gubernur Gorontalo H. Idris Rahim didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo bersama Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mandiri Pariwisata, Muhlis Panai, melakukan peninjauan destinasi wisata religi tersebut pada Rabu (15/09/2021).

“50 desa yang sudah ditetapkan sebagai Desa Wisata Indonesia akan dikunjungi oleh Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno. Olehnya itu kita ingin melihat pembenahan yang dilakukan di destinasi wisata ini jelang kedatangan bapak Menteri,” kata H. Idris Rahim.

Wagub juga berpesan kepada Ketua Pokdarwis Desa Bongo untuk mempersiapkan dengan baik ketiga destinasi wisata di Desa Bongo agar dalam penilaian nanti bisa masuk dalam 10 besar Desa Wisata Indonesia. Idris juga mendorong percepatan vaksinasi bagi warga desa sehingga tercipta kekebalan komunal untuk mendukung sektor pariwisata di masa pandemi Covid-19.

“Jaga keamanan dan kebersihan, masyarakat juga harus sudah divaksinasi. Insya Allah Desa Bongo bisa menjadi peringkat pertama Desa Wisata Indonesia,” pesan Wagub.

Sementara itu Ketua Pokdarwis Mandiri Pariwisata, Muhlis Panai, optimis Desa Bongo akan masuk dalam 10 besar Desa Wisata Indonesia. Muhlis beralasan, dari 50 besar Desa Wisata Indonesia, yang memiliki konsep wisata religi hanya ada dua, salah satunya adalah Desa Bongo.

“Kita optimis bisa masuk dalam 10 besar. Kelebihan yang dimiliki Desa Bongo yaitu satu desa yang memiliki tiga destinasi, ada wisata religi Bubohu, Masjid Walima Emas, serta Pantai Dulanga. Kontestan lainnya hanya memiliki satu destinasi,” tutup Muhlis Panai.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 16 times, 1 visits today)

Komentar