Jumat, 23 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wagub Nilai, Festival Lagu Perjuangan Tumbuhkan Semangat Patriotisme

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 24 Agustus 2020 | 20:35 WITA Tag: , ,
  Wagub Gorontalo Idris Rahim (Ke empat dari kiri) saat menerima UPK Rp 75 Ribu dari kepala BI perwakilan Gorontalo Budi Widihartanto (Ke enam dari kanan) di sela-sela festival bele uto dan lagu perjuangan, Senin (24/8/2020) di aula kantor BI perwakilan Gorontalo. (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo dan Ban Indonesia (BI) perwakilan Gorontalo menggelar festival lagu perjuangan, Senin (24/8/2020).

Kegiatan yang dilangsungkan secara bersamaan dengan Festival bele uto dalam rangka menyemarakkan HUT ke 75 RI itu, dinilai dapat menumbuhkan rasa patriotisme.

“Festival ini bertujuan untuk memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme kita. Semangat patriotisme harus kita kobarkan di era kemerdekaan ini untuk melawan musuh kita bersama, antara lain kemiskinan, kebodohan, korupsi, narkoba, dan terorisme,” kata Wagub Idris Rahim dalam sambutannya.

BACA  Wagub Ikuti Upacara HUT ke-75 TNI

Idris mengutarakan, lagu-lagu perjuangan mampu memotivasi para pejuang dahulu dalam melawan penjajah untuk merebut kemerdekaan. Wagub mencontohkan salah satu lagu perjuangan yang berjudul Maju Tak Gentar ciptaan Cornel Simandjuntak yang menjadi penyemangat para pejuang untuk terus maju tanpa gentar melawan penjajah.

BACA  Diskon 50 Persen Bagi Pengurusan KIR Dokter Calon KPPS

“Lagu Maju Tak Gentar penyemangat para pejuang kita melawan penjajah meski di depannya adalah kematian,” imbuhnya.

Wagub Idris Rahim berharap, Festival Lagu-Lagu Perjuangan mampu menggugah semangat kebangsaan khususnya di kalangan generasi muda. Melalui festival ini diharapkan akan tumbuh nilai-nilai perjuangan dan keteladanan para pahlawan dalam rangka pembentukan karakter bangsa.

“Lagu-lagu perjuangan tidak boleh hanya sekedar difestivalkan dan dihafal saja, tetapi harus bisa diimplementasikan dalam mengisi pembangunan menuju Indonesia Maju,” tutur Idris.

BACA  Lewat Pembahasan APBD Perubahan, Banggar  Kritik Pelayanan PDAM

Pelaksanaan Festival Lagu-Lagu Perjuangan dan Daerah, serta Festival Bele Uto akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 24 hingga 25 Agustus 2020. Peserta Festival Lagu-Lagu Perjuangan dan Daerah dibagi dalam dua kategori, yaitu umum dan siswa utusan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK se Provinsi Gorontalo. (adv/rwf/hg)


Komentar