Selasa, 29 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wahyu Setiawan Ancam Beber Dugaan Praktik Kecurangan Pilpres

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara , pada Rabu, 22 Juli 2020 | 03:05 WITA Tag: ,
  Mantan anggota KPU RI Wahyu Setiawan memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (5-3-2020). Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc


Hargo.co.id, JAKARTA – Terdakwa kasus suap pergantian amtarwaktu (PAW) anggota DPR, Wahyu Setiawan mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC).

Seperti yang dilansir JPNN.com, Eks Komisioner KPU (Komisi Pemilihan Umum ) itu ingin menjadi JC untuk membongkar dugaan praktik kecurangan dan suap dalam Pemilu, dari Pilpres, Pileg, hingga Pilkada.

BACA  Bareskrim Polri Akan Periksa 12 Saksi Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Senin Depan

“Sudah diajukan kemarin setelah sidang,” kata salah satu tim penasihat hukum Wahyu, Saiful Anam saat dikonfirmasi, Selasa (21/7).

Saiful menerangkan, Wahyu juga siap membongkar pihak-pihak yang terlibat dalam perkara yang menjeratnya saat ini.

Selain itu, Wahyu juga bakal ‘bernyanyi’ terkait kecurangan pemilu.

“Semuanya, tidak hanya yang terlibat PAW, tetapi terkait kecurangan Pemilu, Pilpres dan Pilkada, akan diungkap semua,” kata Saiful.

BACA  Jokowi Lantik 20 Dubes RI: Mendag Era SBY untuk AS, Eks Wartawan buat Singapura

Sebelumnya, Wahyu didakwa menerima suap Rp 600 juta dari kader PDIP Harun Masiku.

Pemberian uang itu bertujuan agar terdakwa mengganti Riezky Aprilia sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sumatra Selatan 1.

BACA  59 Negara Tolak WNI, Saleh Partaonan Daulay Bilang Begini

Wahyu juga didakwa menerima suap Rp 500 juta dari Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. (tan/jpnn/hg)

 

 

 

*) Artikel ini telah tayang di JPNN.com dengan judul: “Wahyu Setiawan Ancam Beber Dugaan Kecurangan Pilpres“. Pada edisi Selasa, 21 Juli 2020.

Komentar