Senin, 18 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Waka Polres ‘Tembak’ Anggota Reskrim, Begini Kronologisnya

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Selasa, 31 Juli 2018 | 02:08 AM Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Polres Pohuwato sekitar Pukul 09.00 Wita, dibuat heboh dengan suara tembakan. Dengan menggenggam sepucuk senjata laras pendek, nampak Waka Polres Pohuwato Kompol Vondy Mawitjere,SH,MH terduduk di kursi ruang tengah gedung Polres Pohuwato. Sedangkan terlihat seorang anggota reskrim berpakaian putih dan berdasi merah sudah berlumuran darah dibagian dada sebelah kiri dan terkapar di depannya.

Suara tembakan itu pun membuat anggota yang berada di dalam ruangan berlarian ke ruang tengah melihat kejadian yang terjadi. Bahkan salah seorang anggota yang melihat kondisi tersebut, langsung lari ke lantai dua untuk memberikan informasi kepada Kapolres Pohuwato yang dipimpin langsung oleh AKBP Dafcoriza,SIK,M.Sc. Kapolres yang mendengarkan informasi itu pun langsung kaget dan beristighfar sambil memegang kepalanya sembari lari ke lantai dasar untuk melihat kondisi anggota yang terkena tembakan.

Pada saat itu, suasana semakin mencekam, anggota sudah banyak yang berkumpul dan bahkan anggota lainnya menangis. Sedangkan Waka Polres masih duduk sambil menangis memegang pistol miliknya. Kapolres yang melihat kondisi tersebut langsung berteriak agar korban diangkat dan dibawa ke rumah sakit.

Bahkan Kapolres langsung mendekati korban dan berupaya untuk mengangkatnya. Hanya saja, ketika tangan Kapolres menyentuh korban, tiba-tiba saja dari belakang langsung berteriak dengan begitu keras.

“Angkat Kapolres, angkat Kapolres,” teriak para anggota sembari disusul dengan nyanyian selamat ulang tahun.

Seketika itu Kapolres Pohuwato pun langsung kaget mendengarkan nyanyian dan teriakan. Bahkan istri tercinta dan anak perempuannya yang belum lama lahir, langsung mendekat serta memberikan ucapan selamat ulang tahun.

Anggota lainnya pun kemudian membawa tumpeng dan kue ulang tahun buat Kapolres. Nampak pada saat itu, Kapolres Pohuwato tak bisa berbicara apa-apa. Dirinya hanya bisa tersenyum haru dan memeluk satu persatu anggota, termasuk anggota yang menjadi korban penembakan.

Tak hanya berhenti disitu saja, Alumnus Akpol 1998 ini pula langsung digotong oleh para anggota dan diceburkan ke kolam yang terletak dibelakang Polres Pohuwato sebagai salah satu tradisi bagi para perwira dan bintara yang lagi ulang tahun.

Kapolres Pohuwato, AKBP Dafcoriza,SIK,M.Sc mengatakan, dirinya sama sekali tidak menyangka kalau anggotanya membuat surprise. Bahkan dirinya kaget ketika Waka Polres melepaskan tembakan kepada salah seorang anggota.

“Saya tak bisa berkata apa-apa. Saya sangat berterima kasih atas ucapan dari para anggota. Diusia saya yang ke 42 ini, ada cerita tersendiri di Polres Pohuwato. Terima kasih tak terhingga buat Waka Polres Pohuwato beserta seluruh anggota,” pungkasnya. (kif/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar