Kamis, 21 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Most Wanted Terrorist Terbunuh di Marawi

Oleh Berita Hargo , dalam Kabar Dunia , pada Senin, 16 Oktober 2017 | 23:45 PM Tag: , , ,
  

Hargo.co.id – Empat pejabat militer dan polisi mengatakan kepada Associated Press bahwa Isnilon Hapilon, yang masuk daftar most wanted terrorist FBI dan Omarkhayam Maute tewas dalam baku tembak. Mayat mereka baru ditemukan Senin (16/10) di Marawi. ”Sedikitnya 17 sandera, termasuk bayi dan perempuan diselamatkan oleh tentara di lokasi pertempuran,” kata pejabat yang meminta namanya tidak disebutkan itu.

Sebelumnya, sudah enam kali pemerintah Filipina menetapkan tenggat untuk mengambil alih Kota Marawi dari tangan militan Maute. Enam kali itu pula mereka gagal memenuhi target tersebut. ”Kami berharap bisa segera menyelesaikan serangan di Marawi,’’ ujar Kolonel Romeo Brawner yang menjabat wakil komandan pasukan gabungan di Marawi.

Militan di Marawi, Teroris terbunuh

HANCUR: Kodisi Kota Marawi yang hancur lebur. (ROBINSON NINAL JUNIOR / PPD HANDOUT/EPA)

Kemarin, jet tempur FA-50 membombardir militan dari udara. Sementara itu, di darat, militer Filipina (AFP) menyerang dari rumah ke rumah. Militan Maute masih menguasai sekitar 2 hektare wilayah Marawi. Militan Maute yang dipojokkan ke sekitar Danau Lanao masih memberikan perlawanan sengit. Pada Sabtu (14/10), 20 tentara Filipina terluka karena pertempuran tersebut.

Brawner mengungkapkan, masih ada sekitar 40 anggota Maute yang bertempur di Marawi. Termasuk pemimpin mereka, Omarkhayam Maute, dan pemimpin ISIS Asia Tenggara Isnilon Hapilon. Selain itu, di wilayah yang dikuasai Maute, terdapat sekitar seratus warga sipil. Baik tawanan maupun anggota keluarga para militan tersebut. (Inquirer/Rappler/sha/c18/sof)

(tia/AFP/The guardian/ce1/JPC)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar