Minggu, 3 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wapada! di Bone Pantai, Siswi Smp Diculik Gola

Oleh Berita Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Senin, 20 Maret 2017 | 12:37 Tag: ,
  

“Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ungkap AKBP Wahyu Tri Cahyono.
Ia pun mengimbau para orang tua lebih waspada dan proaktif mengawasi serta memperhatikan anaknya.

“Diharapkan kepada masyarakat agar apabila ada kejadian seperti ini segera melaporkan ke pihak kepolisian terdekat.

Terpisah, Kapolda Gorontalo Brigjend Pol Drs Rachmad Fudail melalui Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Ary Donny Setiawan meminta kepada warga Gorontalo untuk tetap tenang dan tidak panik.

AKBP Ary Donny mengatakan, meski sejauh ini memang sudah beredar kabar tentang aksi pencurian anak, namun sejauh ini belum ada fakta yang menyebutkan bahwa aksi penculikan anak yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia ini benar-benar dilakukan oleh kelompok yang sama.

Olehnya warga diminta untuk tidak panik. “Saya menghimbau kepada seluruh warga Gorontalo untuk tidak panik dan mudah termakan isu-isu yang saat ini beredar, karena pada dasarnya kami pihak kepolisian sudah mengambil langkah-langkah khusus terkait berkembangnya isu penculikan anak ini,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda Gorontalo juga telah memerintahkan seluruh anggota Buser Reskrim baik yang ada di lingkungan Polda hingga Polres dan seluruh Bhabinkamtibmas, untuk mencari tau kebenaran isu penculikan ini. “Kalau ada pelakunya langsung kami tangkap dan proses tegas,” tambahnya.

Namun menurut AKBP Ary Donny, Pihaknya juga meminta kepada seluruh warga Gorontalo untuk melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat jika menemukan informasi atau laporan tentang aksi penculikan anak yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya.

Jangan Posting Rumah dan Anak di FB Bagi masyarakat yang gemar mem-posting foto di Facebook, tampaknya sekarang harus lebih berhati-hati. Apalagi bila yang di-posting adalah buah hati dan rumah pribadi.

Sebab, bisa jadi masuk dalam target jaringan pedofil internasional. “Ibu-ibu atau bapak-bapak yang suka mem-posting perkembangan buah hatinya di FB, atau meng-upload foto rumah pribadi, sebaiknya dikurangi.

Ini sangat membahayakan keselamatan buah hati maupun keluarga,” kata Rubby Alamsyah, pakar IT, Ahad (19/3).

Dia juga mewanti-wanti, agar posting-an foto anak yang berpakaian terbuka sebaiknya dihapus dalam album FB. Para pedofil sangat bernafsu bila melihat gambar anak yang lucu, menggemaskan dan berpakai terbuka.

“Foto anak lagi renang, tari balet, atau yang bajunya terbuka jangan sekali-kali di-upload di FB. Makin jarang mem-posting foto, makin aman,” sarannya.

Dia juga mengimbau, jangan mencantumkan alamat maupun foto rumah pribadi di FB. Sebab, para pelaku kejahatan selalu mengintai pengguna medsos.(tr-53/tr-45/JPG/hg)

(Visited 8 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar