Minggu, 2 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Boliyohuto Dikabarkan Hilang Saat Banjir, Camat: Itu Hoax

Oleh Mufakris Goma , dalam Headline Kab. Gorontalo Metropolis , pada Senin, 2 Maret 2020 | 17:33 WITA Tag:
  Banjir yang terjadi di Desa Diloniyohu, Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo. (Foto Veronika Y. Ruung/hargo)


Hargo.co.id, GORONTALO – Banjir yang melanda Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo memunculkan kabar yang belum pasti kebenarannya. Salah satunya yakni beredar kabar jika ada warga Boliyohuto hilang.

Kabar itu lantas dibantah oleh Camat Boliyohuto, Isnawati K. Nurudji, yang mana menurutnya kabar itu hoax. Sejak banjir menerjang sejumlah desa di Boliyohuto, Isnawati K. Nurudji mengaku belum menerima laporan dari warga.

BACA  SMA Olahraga Taman Cendekia Menyiapkan 11 Minat, Termasuk Minat Balap

“Berita tentang orang hilang karena banjir itu tidak benar. Itu hoax. Saya dari pagi sampai dengan saat ini tidak menerima laporan mengenai ada yang hilang,” tegas Isnawati K. Nurudji.

Lanjut katanya, banjir yang terjadi dari pagi pukul 05.00 Wita tersebut menyebabkan banyak warga yang terpaksa harus mengungsi sementara. Akan tetapi tidak ada satupun warga yang melaporkan adanya orang yang hilang.

BACA  Gugus Tugas: Pasien Inisial DBA Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Banjir itu mulai ada dari pukul 05.00, dan baru mulai surut sekitar pukul 11.00, dan sampai dengan saat ini tidak ada yang melaporkan adanya korban yang hilang,” jelasnya.

BACA  Seorang Petani di Limboto Barat Ditemukan Gantung Diri

Data sementara, sebanyak 706 kepala keluarga (KK) atau 1.827 jiwa, sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Mereka sudah mulai membersihkan sisa-sisa genangan banjir di dalam rumah.

“Mereka terdiri dari tiga desa, yakni Diloniyohu, Bongo Ngoayu dan Tolite,” kunci Isnawati K. Nurudji. (vyr/hg)


Komentar