Rabu, 20 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Dengilo Tersungkur Bersimbah Darah, Mau Tahu Kenapa?

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 10 November 2018 | 02:10 AM Tag: , ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO –Salah seorang penambang bernama Risan Baturapa, menghembuskan nafas terakhir setelah coba dilarikan oleh pihak Puskesmas Paguat ke Rumah Sakit Bumi Panua karena mengalami beberapa kali tusukan benda tajam.

Informasi yang berhasil dirangkum Hargo.co.id (Harian Gorontalo Post Grup), kejadian itu berlangsung sekitar pukul 22.00 Wita, di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato. Ditemukan salah seorang warga Desa Popaya, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, Risan Baturapa mengalami luka parah akibat tusukan ditubuhnya. Pelakunya yakni lelaki yang belakangan bernama RM alias Amat (37), warga Desa Hutamoputi, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Paguat. Hanya saja, karena luka yang sangat parah, dirinya langsung dirujuk ke Rumah Sakit Bumi Panua. Namun pada saat dalam perjalanan, korban menghembuskan nafas terakhir.

Kapolsek Paguat, AKP Jefri R. Hamel ketika dikonfirmasi terkait dengan kasus tersebut mengatakan, menurutkan bahwa sebelum kejadian, pelaku sempat menghubungi mantan Kapolsek Paguat (Iptu Rofel Kirojan) untuk diamankan lantaran hendak melakukan penganiayaan terhadap korban. Namun, ketika hendak diamankan, ternyata pelaku sudah melancarkan aksinya yakni dengan menganiaya korban, sehingga korban meninggal dunia.

“Pada saat dirujuk ke RS Bumi Panua, korban sudah tidak bernyawa lagi. Sedangkan pelaku, sudah diamankan di lokasi dan telah dibawa ke Polres Pohuwato untuk diperiksa lebih lanjut. Dugaan sementara, kejadian ini dikarenakan adanya dendam dari pelaku terhadap korban. Hanya saja, persoalan ini masih sementara dalam proses pemeriksaan oleh penyidik,” pungkasnya. (kif/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar