Sabtu, 6 Maret 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga di Kabgor Diimbau Waspadai Bencana Alam

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Senin, 18 Januari 2021 | 00:05 WITA Tag: ,
  Haris Tome. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Awal 2021 dibuka dengan berbagai kejadian bencana alam yang terjadi di 3 provinsi di Indonesia. Gempa dengan magnitudo 6,2 yang terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat dan banjir serta tanah longsor yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara mengakibatkan puluhan korban jiwa.

Tiak hanya di pulau Sulawesi, curah hujan tinggi yang terjadi di provinsi Kalimantan Selatan mengakibatkan lima kabupaten dan dua Kota di daerah itu terendam banjir. Banjir tersebut terjadi di Kabupaten Tapin,
Kabupaten Banjar, Kota Banjar Baru, Kota Tanah Laut, Kabupaten Hulu Sungai Tengah,Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong.

BACA  Gubernur Gorontalo Akan Tambah Fasilitas Kesehatan di RS Hasri Ainun Habibie

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat, telah terjadi 136 kali bencana alam di Indonesia sejak tanggal 1 hingga 16 Januari 2021. Bencana alam tersebut mengakibatkan 80 orang meninggal dunia, 858 orang luka luka dan 405.584 terpaksa mengungsi.

Bencana alam yang mengakibatkan ratusan korban tersebut menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat di Indonesia, tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Gorontalo.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, melalui Juru Bicara Pemerintah Daerah setempat, Haris Tome menyampaikan turut
berduka cita atas berbagai bencana yang menimpa daerah daerah di Indonesia. Ia juga mengimbau Masyarakatnya agar tetap waspada terhadap bencana alam banjir dan longsor

BACA  Bantuan Masyarakat Gorontalo Disalurkan Melalui MDMC

“Bencana alam ini tentunya menjadi perhatian kita semua, Saya atas nama bupati Gorontalo, bapak Nelson Pomalingo mengucapkan turut berduka atas bencana yang menimpa saudara saudara kita di sana,” kata Haris Tome dalam Siaran Pers Dinas Komunikasi Dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Gorontalo Nomor 025/Bidang IKP, Ahad 17 Januari 2021

Menurutnya, Berbagai bencana alam yang terjadi tersebut diakibatkan oleh kerusakan lingkungan. Ia berpesan kepada seluruh masyarakat di daerah tersebut untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan dengan menanam tanaman yang dapat menjaga dan meminimalisir terjadinya banjir serta tanah longsor.

BACA  Ini Permintaan Gubernur Gorontalo Usai Melantik Tiga Kepala Daerah

“Sesuai arahan dan petunjuk Bupati Gorontalo, diinstruksikan jajaran pemerintah kabupaten Gorontalo melalui Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Gorontalo untuk menggelar doa dan sholat tolak bala Bersama pada minggu depan,” Kata Haris

“Beliau juga selaku ketua DMI Provinsi Gorontalo akan menginstruksikan jajarannya di DMI untuk melaksanakan doa dan Dzikir serta tolak bala pula”, pungkasnya. (hiu/adv/hg)


Komentar