Sabtu, 27 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Dumoga Tewas Terlindas Motor

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Rabu, 3 Januari 2018 | 10:04 AM Tag: , ,
  

KABILA BONE, Hargo.co.id -  Rangkaian kecelakaan maut mengawali lembaran 2018. Setelah Husin Nahkoda warga Desa Boidu, Kecamatan Bulango Utara yang merengang nyawa di kompleks lapangan Ipot Tapa, kecelaan maut menimpa Ibrahim Sanubi warga Desa Mopugat, Kecamatan Dumoga, Bolaangmondow Selatan (Bolsel). Pria berusia 22 tahun itu meninggal setelah kecelakaan di Trans Sulawesi Desa Kecamatan Kabila Bone, Bone Bolango, Senin (1/1) pukul 13.00 wita.

Peristiwa tragis itu bermula ketika Ibrahim hendak menuju Bolsel. Dengan menggunakan Sepeda Motor DM 2101 HG, Ibrahim berboncengan dengan temannya Opan Pomalingo (18) warga Desa Bongo, Kecamatan Wonosari, Boalemo.

Saat melintas di Desa Huangobotu, sebuah sepeda motor yang berada di depan Ibrahim berbelok arah mendadak. Hal itu membuat Ibrahim kaget dan hilang kendali. Seketika sepeda motor yang dikendarai Ibrahim oleng dan menabrak tebing di sebelah kiri jalan. Ibrahim dan Opan terhempas ke aspal.

Ironinya, Ibrahim yang terkapar di tengah jalan tak bisa menghindar saat sepeda motor dari arah belakang melaju dengan kecepatan tinggi.

Alhasil, sepeda motor yang belum teridentifikasi itu langsung menghantam kepala Ibrahim. Kejadian itu mengakibatkan Ibrahim menderita luka parah di bagian kepala. Sayangnya, bukannya berhenti malah setelah menabrak sepeda motor langsung tancap gas. Opan yang saat itu masih dalam posisi lemas akibat terjadi tak bisa berbuat banyak.

?Saya tak bisa lagi menolong Ibrahim. Kejadiannya sangat cepat. Hanya berselang beberapa detik setelah kejadian, tiba-tiba ada sepeda motor yang melaju kencang,? kata Opan yang ditemui Gorontalo Post, Selasa (2/1) Hingga berita ini dilansir, belum diketahui siapa pengendara sepeda motor yang melindas kepala Ibrahim.

Pasalnya, pengemudi sepeda motor misterius itu langsung kabur setelah kejadian. Warga setempat yang melihat insiden tersebut tanpa menunggu lama melarikan Ibrahim dan Opan ke RS. Toto Kabila, Bone Bolango untuk mendapatkan pertolongan medis. Alhasil nyawa Ibrahim yang diketahui berprofesi sebagai penambang itu tak terselamatkan. Ibrahim dinyatakan tewas dilokasi kejadian sesat terlibat kecelakaan beruntun tersebut.

Kasat Lantas Mapolres Bone Bolango AKP. Arfandi Nurkamiden membenarkan adanya insiden kecelakaan maut tersebut. “Saat ini pihakanya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi tersebut dan sudah menyerahkan jenazah Ibrahim Sanubi ke pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamanya di kecamatan Dumoga,”jelasnya.(tr-54/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar