Senin, 14 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Gorontalo Ditemukan Gantung Diri di Kamar

Oleh Berita Hargo , dalam Indonesia 99 Kata Metropolis , pada Jumat, 28 Februari 2020 | 20:52 WITA Tag: , , , ,
  Ilustrasi. Gantung Diri


Hargo.co.id, GORONTALO – Peristiwa gantug diri kembali membuat geger masyarakat Gorontalo. Kali ini kejadian tersebut terjadi di Dusun Botulandidi Timur, Desa Wonggahu, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, dimana seorang ibu rumah tangga (IRT), Dian Hasan Palilati (39), ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi tergantung di tiang plafon kamar.

Informasi yang dirangkum Hargo.co.id, peristiwa yang terjadi pada Jumat (28/02/2020) sekitar pukul 06.30 Wita. Awalnya diketahui oleh Renaldi Ishak (24), warga Desa Molombulahe, Kecamatan Paguyaman, yang merupakan anak dari korban.

BACA  Kisruh di Pasar Sentral, Seorang Terluka

Pada saat itu, Renaldi mendatangi rumah orang tuanya dengan tujuan untuk meminta uang jajan adiknya. Hanya saja, setelah diketuk pintu kamar, korban tak kunjung ke luar. Merasa penasaran, Renaldi kemudian mencoba untuk melihat sang ibu dari luar jendela kamar.

BACA  Diduga Terlibat Judi Togel, Tiga Warga Paguyaman Diringkus Polisi

Renaldi kaget, karena sang ibu sudah dalam kondisi tergantung di kamar miliknya, dengan menggunakan kain jilbab berwarna hitam. Melihat hal tersebut, Renaldi kemudian memanggil keluarga dan tetangga sekitar dan kemudian mendobrak pintu kamar korban.

Renaldi bersama keluarga disaksikan oleh Kades Wonggahu serta anggota Polsek, menurunkan korban yang dalam keadaan tergantung. Setelah korban diturunkan, pihak keluarga kemudian membawa korban ke Puskesmas untuk penanganan medis.

BACA  Alami Kecelakaan, Pengendara Sepeda Motor Ditemukan Bawa Sabu

Kapolres Boalemo, AKBP Ahmad Pardomuan,SIK,MH ketika diwawancarai membenarkan adanya peristiwa gantung diri tersebut. Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan peristiwa tersebut.

“Saat ini sementara kami tangani dan dalami dengan cara olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi. Untuk motifnya, saat ini masih kami cari tahu,” pungkas Alumnus Akpol 1999 ini. (kif/hg)


Komentar