Sunday, 19 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Hunggaluwa Ditemukan Tak Bernyawa di Kamarnya

Oleh Admin Hargo , dalam Headline Metropolis , pada Sunday, 5 September 2021 | 00:05 AM Tags: ,
  Jasad Warga Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo saat dievakuasi oleh petugas, Sabtu (04/09/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Warga Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo digegerkan dengan jasad seorang pria berusia 39 tahun yang ditemukan tak bernyawa di kamarnya, Sabtu (04/09/2021). 

Informasi yang dihimpun Hargo.co.id, mayat tersebut bernama Molko Lamatenggo. Korban pertama kali ditemukan oleh Mulyono Lamatenggo (33), sepupu korban yang rumahnya tidak jauh dari rumah korban. 

Awalnya, sekitar pukul 17.30 Wita sore tadi, Mulyono Lamatenggo menelpon korban namun tidak diangkat. Sekitar dua jam kemudian yaitu Sekitar pukul 19.20, Wita, Mulyono Lamatenggo mendatangi rumah korban untuk memastikan bahwa korban berada di rumah.

Sesampainya di rumah korban, Mulyono Lamatenggo langsung masuk ke dalam rumah dan mencari korban ke kamarnya, tapi pintu kamar korban dalam keadaan terkunci. Dirinya kemudian memanggil korban dari luar kamar namun tidak ada jawaban. 

Merasa curiga, Mulyono Lamatenggo kemudian mencoba mengintip lewat ventilasi pintu kamar namun tetap saja tidak bisa melihat korban. Dirinya kemudian mencoba melihat Korban lewat jendela kamarnya. 

Saat mengintip lewat jendela, Mulyono Lamatenggo terkejut saat melihat korban dalam keadaan tergeletak dan tidak bergerak sama sekali. Dirinya kemudian segera memberitahukan apa yang dilihatnya kepada Ahmad Kilo (34) yang merupakan saudara ipar korban. 

 Mengetahui hal tersebut, Ahmad Kilo langsung langsung mendobrak pintu kamar korban dan menemukan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa. 

Hingga berita ini diturunkan, Belum diketahui dengan pasti penyebab kematian korban. Saat ini Petugas kepolisian dari Polres Gorontalo masih melakukan olah TKP. Pihak juga telah menghubungi petugas kesehatan untuk  mengevakuasi korban. (***)

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 624 times, 1 visits today)

Komentar