Selasa, 16 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Kota Gorontalo Banjiri Lapangan Taruna Remaja, Ada Pasar Murah

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 8 Juli 2022 | 10:05 Tag: , , ,
  Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer memberikan sambutan pada pelaksanaan pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo, Kamis (7/7/2022). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Antusias warga Kota Gorontalo dalam menikmati pasar murah yang digelar oleh pemerintah Provinsi Gorontalo tidak jauh berbeda dengan warga di daerah lain. Pasar murah yang dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo dibanjiri warga. 

Sama seperti di tempat lain, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, menyiapkan delapan komoditi dengan harga bersubsidi. Sebelum berbelanja, warga mengantri untuk mengambil kupon gratis sebagai syarat untuk membeli kebutuhan pokok. 

“Pasar murah ini sudah kali keempat dari lima titik yang akan kita lakukan. Antusiasme masyarakat tinggi sekali,” kata Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer yang di dampingi Ketua TP PKK Gamaria Purnamawati Monoarfa usai membuka pasar murah tersebut, Kamis (7/7/2022).

Dirinya mengatakan, pelaksanaan pasar murah itu sengaja digelar untuk membantu kebutuhan masyarakat jelang hari raya Idul Adha. Terlebih saat ini sejumlah komoditas mengalami lonjakan harga di pasaran.

“Pasar murah ini sudah kali keempat dari lima titik yang akan kita lakukan. Antusiasme masyarakat tinggi sekali. Memang dari beberapa titik kami lihat yang paling ramai itu minyak goreng, cabe dan bawang merah. Ini tiga komoditi yang melonjak di pasaran,” katanya menerangkan. 

Bahan pokoknya yang dijual pasar ini memang sangat terjangkau. Beras dijual dengan harga Rp 5 ribu per kilogram. Gula pasir Rp 10 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 15 ribu per liter dan telur seribu rupiah per butir. Cabe rawit yang dijual dengan harga Rp 20 ribu untuk setengah kilogram. 

Ada juga bawang merah dan bawang putih masing-masing dengan harga Rp 20 ribu dan Rp 10 ribu untuk satu kantong plastik ukuran setengah kilogram. Dilokasi, ada juga distributor yang menjual barang kebutuhan pokok harga nonsubsidi. Warga yang tidak kebagian kupon bisa berbelanja dengan harga distributor yang lebih murah. (***)

 

Penulis : Sucipto Mokodompis

(Visited 21 times, 1 visits today)

Komentar