Minggu, 11 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Krisis Air, Kapolda Turun Tangan, Salurkan Air Besih, Beri Pesan Kantibmas

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Kamis, 22 September 2016 | 15:09 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Krisis air bersih masih saja mewarnai kehidupan waega yang tinggal di Desa Bhakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Menghadapi kelangkaan air itu, warga hanya mengandalkan distribusi air bersih dari PDAM, BPBD, termasuk Polda Gorontalo.

Hal inilah yang menggugah hati Kapolda Gorontalo Brigjend Pol Hengkie Kaluara untuk terjun langsung mendistribusikan air bersih. Bukan untuk sebuah pencitraan atau sekadar tebar pesona. Kehadirannya adalah seruan, betapa seriusnya masalah ini.

BACA  Ini Hasil Rapat Yang Disepakati Forkopimda Gorontalo

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Gorontalo itu, disambut hangat oleh puluhan warga yang sudah lama menunggu distribusi air itu. Dengan berbaris rapi, di bawah terik mentari pagi, Sambil memegang ember, satu demi satu mereka bergantian maju kedepan untuk mendapatkan jatah pembagian air.

BACA  Ini Pesan Gubernur Gorontalo Kepada 57 Kepala Sekolah yang Baru Dilantik

Kegembiraan warga terlihat saat menyaksikan Perwira Bintang 1 itu, turun langsung bersama jajarannya untuk mendistribusikan air bersih ke pemukiman warga sebagai wujud solidaritas dan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat.

Sementara itu, sebagaimana diketahui, Desa Bhakti termasuk diantara desa yang ada di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo yang dilanda krisis air bersih.
Salah satu faktor yang membuat daerah ini sering mengalami krisis air, karena kondisi geografisnya berada di dataran tinggi.

BACA  Tunjang Kinerja Petugas DI, Bidang SDA Dinas PUPR Prov. Gorontalo Terapkan e-PAKSI

Sejatinya, warga sekitar memiliki sumur yang memiliki kedalaman lebih dari 4 meter. Hanya saja, sumur tersebut saat ini mengering.

Karena itu, mereka hanya mengandalkan distribusi air bersih. Terkadang oleh PDAM dan BPBD Kabupaten Gorontlao, lain hari lagi oleh Polda Gorontalo.

Laman: 1 2


Komentar