Selasa, 13 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Tanjung Kramat Krisis Air Bersih

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 21 Februari 2017 | 10:40 WITA Tag: , , ,
  


TANJUNG KRAMAT-Hargo.co.id – Panas menyengat tak menyurutkan semangat rombongan Walikota Gorontalo Marthen Taha mengunjungi sejumlah warga yang sudah menunggunya di Kelurahan Tanjung Kramat, Kecamatan Hulondalangi, Kota Gorontalo, Minggu (19/2) kemarin.

Kunjungan walikota ke kelurahan yang merupakan pemukiman para nelayan ini terkait dengan keluhan warga atas minimnya pasokan air bersih.

Kelurahan Tanjung Kramat jarak tempuhnya hanya sekitar 15-20 menit dari Kota Gorontalo dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Berada di dataran tinggi, membuat kelurahan ini sulit dijangkau oleh kendaraan khas Gorontalo yaitu bentor.

BACA  Omzetnya Rp 150 Juta per Hari, Bos Besar Judi Togel Online Diringkus

Rita Bitala, salah seorang guru honorer di Puskesmas Hulondalangi mengungkapkan bahwa sebenarnya sudah lama mereka mengalami krisis air bersih.

“Memang ada air PDAM yang masuk, tapi dijatah dan harus bergantian dengan masyarakat di sebelah (lingkungan bawah, red). Biasanya hanya dalam jangka waktu 2 jam airnya langsung habis. Sehingga kita tidak bisa menampung banyak,” ujar Rita yang mengenakan kerudung kuning itu.

BACA  Pohon Tumbang Menimpa Satu Unit Mobil, Kondisinya Rusak Parah

Kesulitan air bersih sudah menjadi masalah yang dialami warga ini bertahun-tahun. Bahkan pernah mereka tidak mendapatkan pasokan air bersih selama 9 hari lamanya di bulan puasa. Jika turun hujan, mereka sangat senang karena bisa menampung sebanyak-banyaknya untuk kebutuhan mencuci baju, cuci piring dan mandi. “Air hujan sangat berharga sekali bagi kami,” kata Rita.

Menggali sumur sudah pernah mereka lakukan. Sayangnya meskipun kedalaman air sudah mencapai 24 meter airnya tetap tidak ada. “Jadi kalau Cuma berharap air sumur, susah. Disini benar-benar kering,” jelas seorang tokoh masyarakat, Abdulah Panti.

BACA  Mabes Polri Diserang OTK Bersenjata, Satu Orang Dilumpuhkan

Untuk itu mereka berharap ada solusi dari Pemerintah Kota Gorontalo terhadap permasalahan klasik yang dialami warga Tanjung Kramat tersebut. Karena pasokan air yang sangat kurang maka warga pun jadi malas membayar tagihan air.

Walikota Gorontalo meminta dengan tegas kepada Direktur PDAM Kota Gorontalo untuk segera mencarikan solusinya.

Laman: 1 2


Komentar