Sabtu, 15 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Tanjung Kramat Krisis Air Bersih

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Selasa, 21 Februari 2017 | 10:40 WITA Tag: , , ,
  


Walikota mengatakan, masalah air bersih di Tanjung Kramat harus segera teratasi. Karena itu merupakan kebutuhan vital masyarakat. “Saya ingin masyarakat disini (Tanjung Kramat, red) bisa menikmati air bersih. Makanya harus ada solusi secepatnya,” pinta Marthen.

Sementara itu Direktur PDAM Kota Gorontalo Isman Darise yang ikut serta ke lokasi mengatakan, untuk memasok air ke Tanjung Kramat memang membutuhkan biaya yang sangat besar. Karena berada di ketinggian, maka agak sulit air naik ke atas. “Sebenarnya ada air yang masuk, tapi digilir antara warga di lingkungan atas dan lingkungan bawah,” jelas Isman.

BACA  Main Judi dan Sewa PSK Pakai Dana BLT Covid-19, Kades Dibui 8 Tahun

ke depan, Isman mengatakan akan mengupayakan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) seperti yang dilakukan di Kelurahan Botu, Bulota, Kecamatan Kota Barat dan Dungingi.

Dalam kesempatan itu, Marthen dan Isman bersama-sama meninjau bak penampungan air bersih yang berada di atas gunung Tanjung Kramat.

BACA  Bantu Pengamanan Warga Binaan, Polda Gorontalo Kerahkan Personil ke Rumah Sakit

Di tempat terpisah, Camat Hulondalangi Lukman Laisa yang dikonfirmasi Gorontalo Post, mengungkapkan kondisi ini memang sudah menjadi permasalahan masyarakat di kawasan Tanjung Kramat sejak dulu.

“Walikota bersama pihak PDAM sudah datang dan melihat kondisi masyarakat Tanjung Kramat. Walikota bersama tim saat ini sedang berusaha untuk mencari solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” kata Lukman.

BACA  Jelang Tradisi Tumbilotohe, Penjual Lampu Botol Mulai Ramai

Untuk saat ini kata Lukman, karena kebutuhan mendesak, masyarakat membeli air tangki dari PDAM dengan harga Rp 300-400 ribu. “Masyarakat secara gotong royong membeli dengan harga Rp 5 ribu untuk kebutuhan tersebut.

Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan dari Walikota bersama tim bisa memecahkan permasalahan yang selama ini menjadi beban masyarakat di kelurahan Tanjung Kramat,” jelasnya. (fem/ndi/hg)

Laman: 1 2


Komentar