Kamis, 2 Desember 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga Terdampak Banjir Dukung Pembuatan Tanggul Darurat

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 6 Agustus 2020 | 14:05 PM Tag: ,
  Aktivitas warga membuat tanggul sementara yang diinisiasi Pemprov Gorontalo di Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Kamis (6/8/2020). (Foto : Rendi Wardani Fathan/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Pembuatan tanggul darurat oleh pemerintah Provinsi Gorontalo mendapat dukungan dari warga terdampak banjir di Kota Gorontalo.

Seperti halnya yang disampaikan Husain Hulalango warga Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo. Menurutnya, upaya pembuatan tanggul sementara ini harus mendapat dukungan.

“Alhamdulillah sudah ada tindakan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, membuat tanggul sementara. Pak Gubernur sudah turun langsung juga. Ini harus kita (Masyarakat) dukung,” ucap Husain saat diwawancarai Hargo.co.id, Kamis (6/8/2020).

Nampak para warga bersemangat mengisi pasir ke karung yang menjadi bahan dasar pembuatan tanggul darurat. (Foto : Rendi Wardani Fathan/HARGO)
Nampak para warga bersemangat mengisi pasir ke karung yang menjadi bahan dasar pembuatan tanggul darurat. (Foto : Rendi Wardani Fathan/HARGO)

Pembuatan tanggul sementara dari karung yang berisi pasir ini merupakan pencegahan banjir jangka pendek. Jangka menengahnya adalah mendirikan tanggul kembali. Sementara jangka panjangnya adalah normalisasi sungai.

“Saya dengar dari radio, pak Gubernur bilang ini adalah jangka pendek. Terus nanti ada jangka menengah dan jangka panjang,” tutur Husain.

Husai juga mengaku, selama banjir, dirinya dan warga lain sudah menerima bantuan bahan pokok dari pemerintah.

“Alhamdulillah sudah (Menerima bantuan bahan pokok). Ada beras 5 Kg, Telur 1 bak, rempah-rempah dan lain sebagainya. Ada juga bantuan dari sejumlah organisasi masyarakat dan para dermawan,” tandasnya.

Fahmi Musa, warga Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur saat diwawancarai sejumlah awak media. (Foto : Istimewa)

Senada dengan Husain, Fahmi Musa warga Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo merasa bersyukur telah ada upaya pemerintah Provinsi Gorontalo untuk menangani banjir.

“Biar baru sementara, kita bersyukur,” tandas Fahmi yang ditemui Hargo.co.id di halaman rumahnya.

Hanya saja, Fahmi berharap pemerintah segera mengangkat sisa material tanah yang dibawa banjir beberapa waktu yang lalu.

“Kami harap pemerintah kembali membantu kami warga disini untuk memindahkan sisa-sisa tanah yang dibawa arus banjir,” harapnya.

Dari pantauan awak media di lokasi pembuatan tanggul sementara, para warga terlihat bersemangat mengangkat karung berisi pasir ke bantaran sungai. Mereka mengaku senang dengan kebijakan pemerintah, setiap memindahkan karung berisi pasir diganjar Rp. 5.000. Sebab, selain bisa menambah penghasilan mereka, pembuatan tanggul darurat ini pula adalah kepentingan banyak orang.(adv/rwf/hg)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar