Senin, 23 Maret 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Warga yang Infokan Lokasi Pabrik Miras akan Diberi Reward

Oleh Zulkifli Tampolo , dalam HumKam , pada Kamis, 12 Desember 2019
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Belum lama ini, Polres Bone Bolango berhasil membongkar lokasi pabrik pembuatan minuman keras (Miras) jenis Cap Tikus. Hal ini tentunya menjadi perhatian serius dari Kapolres Bone Bolango, AKBP Suka Irawanto,SIK,M.Si.

Dikatakan mantan Kapolsekta Batam Kota ini, luar biasa upaya personel Polres Bone Bolango untuk mengungkap adanya pabrik Miras di wilayah hukum Polres Bone Bolango. Bahkan mereka rela berjalan selama tiga jam untuk menyisir dua lokasi pabrik pembuatan Miras yang berada di dalam hutan. Tentunya, pemberantasan itu sendiri tidak terlepas dari bantuan serta informasi yang diberikan oleh masyarakat.

“Oleh karena itu, bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan pabrik pembuatan Miras, akan kami berikan reward. Hal tersebut tidak lain sebagai ucapan terima kasih kepada masyarakat yang turut serta membantu tugas-tugas dari Kepolisian, khususnya dalam menekan angka kriminalitas yang ditimbulkan oleh peredaran Miras,” jelasnya.

Lanjut kata Alumnus Akpol 2000 ini, pihaknya masih mensinyalir adanya pabrik serupa di wilayah lain yang ada di Bone Bolango. Hanya saja hal tersebut sulit terungkap apabila masyarakat tidak ikut serta memberikan peran atau melaporkannya kepada aparat Kepolisian.

“Alhamdulillah kami selalu berhasil mencegah peredaran Miras dari wilayah Sulawesi Utara (Sulut) yang masuk lewat jalur Selatan atau diperbatasan Polsek Bone. Anehnya, Miras masih saja beredar luas. Dengan demikian, kami mensinyalir Miras bukan hanya masuk dari wilayah Sulut, akan tetapi ada pula yang memproduksinya di dalam daerah dan ini yang perlu kita berantas bersama-sama,” kata mantan Kasat PJR Dit Lantas Polda Kepri ini.

Ditambahkan pula, Miras adalah penyebab dari berbagai persoalan yang terjadi di daerah ini. Baik itu kasus penganiayaan, hingga kasus pembunuhan. Oleh karena itu, sangat diharapkan bantuan dari masyarakat untuk tidak menjual hingga mengkonsumsi Miras. Hal tersebut tidak lain untuk meminimalisir terjadinya tindakan kejahatan di wilayah hukum Polres Bone Bolango pada khususnya dan wilayah hukum Polda Gorontalo pada umumnya.

“Mari kita bersama-sama menjauhi yang namanya Miras. Selain itu dapat merusak diri kita, Miras pula bisa menimbulkan berbagai persoalan yang tentu kita semua tidak inginkan terjadi. Oleh karena itu, saya akan memberikan reward kepada masyarakat yang mau melaporkan kepada aparat Kepolisian keberadaan pabrik pembuatan Miras di wilayah Bone Bolango,” pungkas mantan Kasubdit Regident Dit Lantas Polda Gorontalo ini. (kif/hg)