Senin, 14 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Waspada Jalan Amblas di Gorontalo Utara

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Indonesia 99 Kata Metropolis , pada Kamis, 27 Februari 2020 | 12:05 WITA Tag: ,
  Babinsa dan Warga menaruh balok kayu di salah satu jalan amblas yang ada di Desa Sogu, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Bencana tanah longsor kerap terjadi di Gorontalo ketika musim hujan tiba. Hal ini perlu diwaspadai, seperti halnya yang terjadi di Gorontalo Utara.

Informasi yang berhasil dihimpun, bencana tanah longsor dan jalan amblas itu terjadi pada Rabu (26/02/2020) pukul 10.00 Wita. Ini terjadi di jalan yang menghubungkan Desa Sogu dan Desa Tolitehuyu, Kecamatan Monano, Gorontalo Utara.

Komandan Kodim (Dandim) 1314 Gorontalo Utara, Letkol Arm Firstya Andrean Gitrias SH. MM, melalui Pasi Intel Lettu Inf Yusuf Gani menerangkan, terjadinya tanah longsor dan jalan amblas itu disebabkan oleh curah hujan yang tinggi yang mengguyur wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.

BACA  Pemuda di Padebuolo Gantung Diri, Orang Tua Tolak Otopsi
Salah satu ruas jalan yang amblas di Monano, Gorontalo Utara. (Foto Istimewa)
Salah satu ruas jalan yang amblas di Monano, Gorontalo Utara. (Foto Istimewa)

“Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan di wilayah itu memang cukup tinggi, sehingga menimbulkan tanah longsor dan jalan amblas, terlebih jalur itu merupakan Jalan Trans Lintas Barat Sulawesi yang merupakan jalan penghubung utama Kecamatan Monano dan Kecamatan Sumalata,”terang Lettu Inf Yusuf Gani.

BACA  Diduga Mencuri Ayam, Seorang Warga Kota Gorontalo Dihakimi Warga

Lanjut Anggota TNI-AD yang pernah bertugas sebagai Komandan Komando Rayon Militer (Koramil) Atinggola itu juga menjelaskan, mengetahui peristiwa tersebut Dandim 1314 Gorut memerintahkan jajarannya yang berada di wilayah Kwandang untuk berkoordinasi dengan Kapolsek, Kepala Desa, serta Masyarakat setempat.

“Khusus jalan yang amblas yang ada di Desa Sogu, untuk sementara sudah di tangani oleh Anggota dan Masyarakat dengan cara memasang atau menaruh balok kayu di jalan yang amblas tersebut, agar bisa dilalui oleh kenderaan, sementara untuk titik yang berada di Desa Tolitehuyu belum dapat ditangani karena material longsor sudah menutupi bagian badan jalan yang membutuhkan alat berat untuk menyingkirkannya,” jelas Lettu Inf Yusuf Gani.

BACA  Diduga Terlibat Judi Togel, Tiga Warga Paguyaman Diringkus Polisi

Di kesempatan itu juga, Lettu Inf Yusuf Gani menyampaikan himbauan dari Dandim 1314 Gorut, Letkol Arm Firstya Andrean Gitrias SH. MM, untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara, agar tetap waspada dan siaga jika sewaktu-waktu wilayahnya diguyur hujan secara terus menerus. (zul/hg)


Komentar