Jumat, 7 Oktober 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Waspada ! Jembatan Gantung Tapa Rawan Ambrol

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Senin, 5 Desember 2016 | 13:10 Tag: ,
  

Hargo.co.id TAPA – Akibat bronjong yang sudah patah, salah satu titik bahu sungai Bulango, tepatnya di bawah jembatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango (Bonbol) mulai erosi.

Bahanya, erosi tersebut perlahan mulai meluas hingga medekati jembatan. Khawatirnya, jika hal itu terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan sampai menjangkau bagian bahu sungai yang menjadi landasan jembatan tersebut hingga berakibat ambrolnya jembatan.

Pantauan Gorontalo Post, Minggu, (4/12), jembatan yang menghubungkan antara Desa Talulobutu dengan Desa Bendungan tersebut ramai dengan kendaraan yang lalu lalang.

Lebar jembatan sekira ukuran satu bentor dan panjang 50 meter. Jembatan tersebut dibangun sejak periode pertama Mantan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad.

Bagi warga di dua desa di kecamatan Tapa ini, akases tersebut sangat berarti. Sebab, dengan adanya jembatan itu, mereka bisa mempersingkat perjalanan.

Namun kini rasa takut dari masyarakat muncul sejalan dengan kondisi bahu sungai yang sering terjadi erosi itu. Setiap saat bahu sungai yang tergerus air terus meluas.

Penyebabnya lantaran tanggul bronjong yang menahan erosi sudah jebol sebulan lalu. Kisman Abdjul (48), warga sekitar mengatakan, warga setempat sangat khawatir jika melintasi jembatan tersebut.

Namun karena tak ada pilihan untuk melintas dari Desa Talulobutu ke Desa Bendungan atau sebaliknya, maka rasa takut itu berusaha dilawan.

“So bekeng tako mo lewat akan itu jembatan pak. Soalnya depe penahan jembatan yang satu so Jatong, aer bage,” ujarnya denga dialeg bebas.

Ia meminta agar kondisi ini diseriusi instansi terkait. Mengingat akses tersebut sangat dibutuhkan warga. “Ini aspirasi dan harapan.

Kita berharap pemerintah dapat merealisasikan perbaikan tanggul agar eros tidak terus terjadi,” pungkasnya.(tr-54/hargo)

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar