Kamis, 14 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Waspada, Terjadi Begal Payudara di Kabupaten Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Indonesia 99 Kata Metropolis , pada Rabu, 13 Januari 2021 | 19:05 WITA Tag:
  Lokasi kejadian pembegalan payudara di Jalan Samaun Pulubuhu, Kelurahan Tenilo, Limboto. (Foto: Sucipto Mokodompis/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Kaum hawa nampaknya harus lebih hati-hati ketika sedang keluar malam. Pasalnya, di Kabupaten Gorontalo telah terjadi begal payudara pada Rabu (13/01/2021) dini hari.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban begal payudara adalah seorang berinisial SL (28). Wanita ini berdomisili di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Hingga berita ini disusun, pelaku belum diketahui.

Cerita ini bermula ketika SL yang merupakan karyawati toko buku di Kota Gorontalo hendak pulang ke rumahnya tepat pada Selasa (12/01/2021) pukul 22.10 WITA. Dalam perjalanan pulang ke rumah, korban mampir ke rumah temannya guna menghadiri hajatan di Jalan Gabus, Kelurahan Hepuhulawa, Kabupaten Gorontalo. Usai menghadiri hajatan, korban kembali ke rumah dengan mengendarai sepeda motor seorang diri.

BACA  Resmob Gabungan Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan di Biau

Saat SL melintasi Jalan Samaun Pulubuhu, Kelurahan Tenilo atau di dekat Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo, korban dikagetkan dengan pengendara motor yang tiba-tiba menyentuh bagian payudaranya.

“Kejadiannya kira-kira pukul 00.30 Wita. Saya kaget, tiba-tiba ada pengendara lain dari belakang yang memegang bagian dada saya,” kata korban saat ditemui wartawan Hargo.co.id di temui di rumahnya, Rabu (13/01/2021).

BACA  Penerapan Protokol Kesehatan Saat Misa Natal Berlangsung Ketat

Mendapat perlakuan tak senonoh, korban kaget dan kehilangan kendali. Akibatnya, korban jatuh dari motor yang menyebabkan luka di bagian kaki kanan, lutut dan serta lecet di bagian kepala sebelah kanan. Korban yang merasa kesakitan kemudian berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan korban, seorang petugas keamanan dari Kantor BPS Kabupaten Gorontalo, Febri Hamza yang saat itu tengah bertugas kaget dan mencari asal teriakan tersebut.

BACA  Sebanyak 302 Botol Miras Disita Polisi di Kota Gorontalo

“Saya kaget ketika ada teriakan minta tolong dan langsung mencari dan menolong korban. Saat saya sedang menolong korban, ada pengendara lain yang lewat. Jadi pengendara itu langsung menolongnya untuk diantarkan ke rumah sakit. Saya juga ikut mengantarkan,” tutur Febri Hamza.

Korban kini masih berada di rumahnya dan mengaku akan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian. (hiu/hg)


Komentar