Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Waspada, Zona Merah Covid-19 Bertambah

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 1 Desember 2020 | 23:30 WITA Tag: , , , ,
  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito


Hargo.co.id, JAKARTA – Perkembangan penanganan Covid-19 pada pekan ini seharusnya menjadi perhatian serius untuk memperbaiki diri. Dari peta zonasi risiko per 29 November 2020, jumlah daerah yang masuk zona merah bertambah cukup banyak.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memaparkan, daerah zona merah atau risiko tinggi naik menjadi 50 dari sebelumnya 28 kabupaten/kota.

“Saya sangat kecewa karena jumlah daerah yang berada di zona merah bertambah hampir dua kali lipat dari pekan sebelumnya. Selain itu, jumlah daerah yang berada di zona hijau pun makin menipis,” ungkapnya saat di Graha BNPB, Jakarta Pusat, Selasa (01/12/2020) seperti yang dilansir jpnn.com.

BACA  Pemerintah Suplai Bantuan untuk Pekerja Pariwisata di Gorontalo

Dari rincian peta zonasi, pada zona oranye atau risiko sedang jumlahnya meningkat menjadi 374 dari sebelumnya 345 kabupaten/kota. Zona kuning atau risiko rendah, menurun menjadi 75 dari 121 kabupaten/kota.

Juga pada zona hijau tidak ada kasus baru menurun menjadi enam dari sebelumnya sepuluh kabupaten/kota. Baca Juga: Satgas Covid-19 Yakin Pedoman Perubahan Perilaku dalam Bahasa Daerah Percepat Informasi Dan zona hijau tidak terdampak juga menurun menjadi sembilan dari sebelumnya sepuluh kabupaten/kota.

BACA  Ini yang Dilakukan Walikota Gorontalo Terkait Protokol Kesehatan

“Keadaan ini harus menjadi cambuk keras bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, buat masyarakat jangan pernah abai. Karena cepat atau lambat, Anda akan menjadi penderita Covid-19 jika lengah dalam memproteksi diri, lingkungan ataupun keluarga anda,” imbau Wiku.

Bagi pemerintah daerah dan jajarannya, diminta lakukan evaluasi terhadap kedisiplinan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Penegakan kedisiplinan protokol kesehatan juga harus dimasifkan, dan pelaksanaan 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan/penelusuran) dan treatment (perawatan/pengobatan) di berbagai tatanan kesehatan di daerah harus dilaksanakan.

BACA  Tim Khusus Segera Monitoring Dokter yang Terinfeksi Covid-19

“Kami berharap data ini bisa menjadi cermin bagi semuanya, baik pemerintah, maupun masyarakat untuk merefleksikan komitmen dalam mengendalikan Covid-19,” kata dia. (tan/jpnn)

#IngatPesanIbu

Memakai masker

Menjaga jarak & menghindari kerumunan

Mencuci tangan dengan sabun


Komentar