Rabu, 14 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



WHO Akui Lab Uji Covid-19 BPOM Gorontalo Berstandar Internasional

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 20 Maret 2021 | 17:05 WITA Tag: , ,
  Petugas sedang menguji sampel Covid-19 di laboratorium BPOM Gorontalo. Lab tersebut kini sudah diakui oleh WHO sebagai tempat uji RT-PCR Covid-19 berstandar internasional. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia mengakui Laboratorium uji Covid-19 Balai Pengujian Obat dan Makanan (BPOM) Gorontalo, sebagai Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Covid-19, dengan validasi standar internasional.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala BPOM Gorontalo Agus Yudi Prayudana pada Sabtu (20/03/2021), dimana pihaknya telah menerima hasil WHO Proficiency Testing Program for the Detection of SARS-Cov-2 by PCR, dengan hasil Inlier terhadap lima sampel diterima.

“Uji proficiency WHO dilakukan pada bulan Desember 2020 lalu, dengan mengirimkan lima sampel untuk diuji di lab BPOM Gorontalo. Dari lima sampel tersebut hasilnya 100 persen sama,”kata Agus Yudi Prayudana.

BACA  Ini Pesan Gubernur Gorontalo Kepada 57 Kepala Sekolah yang Baru Dilantik

Lanjut Kepala BPOM Gorontalo mengungkapkan, bahwa itu juga didukung oleh kemampuan para SDM laboran yang mumpuni. Jika di awal tahun 2020 lalu laboran covid-19 hanya berjumlah empat orang, kini sudah menjadi 12 orang dan telah tersertifikasi kemampuannya.

“Dengan demikian hasil uji RT PCR di BPOM Gorontalo dapat dipertanggungjawabkan validitas hasil ujinya dan bertaraf internasional. Hal ini ditunjang dengan Alat Lab PCR yang handal, metode uji yang valid, personil yang kompeten, dan didukung manajemen lab terakreditasi KAN-BSN ISO/SNI 17025:2017,”ungkap Agus Yudi Prayudana.

BACA  Dinilai Beratkan Petani, Penerapan Aturan Pupuk Bersubsidi Diundur 6 Bulan

Dengan hasil yang diraih ini Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengaku merasa bangga, sebab BPOM Gorontalo selama ini menjadi satu-satunya tempat pengujian sampel Covid-19 yang diandalkan di daerah untuk mendeteksi penularan virus mematikan itu.

“Saya ucapkan selamat buat BPOM Gorontalo. Ini menandakan upaya kita bersama selama lebih kurang setahun terakhir berjuang melawan virus corona tidak sia-sia. Saya ikut bangga,”tutur Rusli Habibie.

BACA  Kerja Sama Pengembangan SDM Pemprov Gorontalo Dengan ATMI Solo Diperpanjang

Dalam kesempatan ini Rusli Habibie juga menjelaskan, dirinya mengenang masa-masa sulit setahun lalu saat pandemi covid-19 masuk ke Gorontalo. Sampel harus dikirim ke Jakarta dan menunggu hasilnya satu hingga dua pekan. Ia meyakinkan Kementrian Kesehatan agar Gorontalo diberi izin menguji sampel sendiri melalui BPOM.

“Kita benahi laboratorium BPOM pakai APBD. Kita sesuaikan dengan standar yang ada. Alhamdulillah sekarang sudah diakui dan bertaraf internasional. Semuanya untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk rakyat saya,”pungkas Rusli Habibie.(zul/adv/hargo)


Komentar