Senin, 26 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wisata Alam Meranti  Layak Dijual ke Luar

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Senin, 7 September 2020 | 02:03 WITA Tag: ,
  Mobil offroad yang ditunggangi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menaklukkan sungai di lokasi obyek wisata Meranti, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango, Ahad (6/9/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Wisata alam Meranti yang terletak di Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango dinilai layak di jual ke luar. Ini sebagaimana disampaikan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menikmati akhir pekannya dengan offroad di obyek wisata tersebut, Ahad (6/9/2020).

“Kita mencoba mencari tempat wisata khususnya untuk pecinta otomotif sekaligus untuk wisata keluarga. Wisata alam ini (Obyek wisata Meranti) bisa kita jual ke luar, seperti yang ada di Lembang, Jawa Barat,” ucap Rusli Habibie.

BACA  Gorontalo Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Pencanangan Kampung Siaga Bencana

Rusli Habibie menginginkan Desa Meranti, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango menjadi destinasi wisata minat khusus. Desa yang hanya belasan kilometer dari Kota Gorontalo itu memiliki potensi alam yang menawan.

Untuk meningkatkan daya tarik desa, Gubernur Rusli berharap Meranti menjadi lokasi wisata bagi pecinta mobil offroad. Di lokasi tersebut menawarkan petualangan alam yang menantang dengan aliran sungai dan rimbunnya pohon di perbukitan.

BACA  PJU di Kota Gorontalo Padam, Gubernur Panggil PLN

Anggota Ikatan Otomotif Federation (IOF) Gorontalo berencana mengembangkan Desa Meranti, Kecamatan Tapa sebagai lokasi uji adrenalin mobil 4×4. Jalur perbukitan dan sungai dirancang dengan obstacle (rintangan) tertentu sepanjang lebih kurang enam kilometer.

“Lokasinya cukup menantang dan alami. Dirancang wisatanya berbasis masyarakat, artinya penginapan disewa di rumah-rumah warga,” imbuhnya.

Desa Meranti sebelumnya sudah dikenal dengan obyek wisata pemandian. Ada empat kolam pemandian dari air terjun yang tidak jauh dari lokasi. Kelompok masyarakat setempat yang menamakan diri.

BACA  Pekerjaan Jembatan Molintogupo Ditargetkan Rampung Akhir November

Desa Meranti sebelumnya sudah dikenal dengan obyek wisata pemandian. Ada empat kolam pemandian dari air terjun yang tidak jauh dari lokasi. Kelompok masyarakat setempat yang menamakan diri Agro Foresty Meranti juga mengembangkan wisata river tubing. Pengunjung bisa mengarungi sungai selama 45 menit dengan memakai ban dalam yang dimodifikasi, helm serta pelampung untuk keselamatan dan kenyamanan.(adv/rwf/hg)


Komentar