Rabu, 1 April 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wisman Terpukau Bandung International Art Festival 2016

Oleh Fajriansyach , dalam Kabar Nusantara , pada Selasa, 13 Desember 2016 Tag: , ,
  


Hargo.co.id BANDUNG – Perhelatan Bandung International Art Festival (BIAF) 2016 memukau Wisatawan Mancanegara (Wisman). Para seniman dan budayawan itu sukses menggelar acara dengan kombinasi alam dan seni di acara BIAF yang digelar di dua tempat yakni di Curug Batu Templek daerah Pasir Impun Bandung dan di Argo Wisata Pesanggarahan pada tanggal 9 dan 11 Desember kemarin.

”Indonesia punya semua ternyata, sangat unik dan memberikan kesan yang banyak buat saya. Membuat saya terpukau karena sangat menarik dan penuh artistik karena tampil di air terjun yang indah dan yang punya udara sejuk ini,”ujar Meliana salah satu turis asal Hungaria saat menyaksikan penampilan pentas Tibelat Reak di Curug Batu Templek, Bandung, Jawa Barat.

Kementerian Pariwisata yang dipimpin Menpar Arief Yahya itu berkaloborasi dengan Panitia BIAF 2016 serta para seniman Bandung dengan cermat dan cerdas. Bongkahan bekas penggalian untuk batu itu kini berubah menjadi objek wisata yang menawan. Branding Pesona Indonesia pun terlihat sejak jalan masuk hingga di batu-batu yang membuat air terjun menjadi bertambah indah.

Menariknya, lokasi panggung menyatu dengan alam. Para seniman dari 8 negara unjuk gigi di hamparan air terjun, panggung yang menyatu dengan bibir air terjun, serta permainan lampu warna-warni yang meriah, membuat acara yang digelar sejak pagi hingga malam hari ini tumplek blek dikunjungi pengunjung.

Tokoh Seniman Bandung Mas Nanu mengatakan, memang skema penampilan yang disiapkan Kemenpar dan para panitia adalah penampilan budaya, alam dan seni. Apa yang dinikmati wisatawan mancenagara yang hadir adalah kombinasi yang jarang mereka temui.

”Seni dengan alam adalah kekayaan kita. Akan kita mix menjadi Pariwisata Indonesia yang kuat. Salah satu pentas yang membuat tamu bahagia seperti pentas Rajah Kidung Kulawu.

Ini juga menceritakan kombinasi alam. Udara, api, air dan alam. Alhamdulillah para pengunjung yang hadir terpukau. Ini semua di jalurnya, kami berharap Kemenpar terus mendukung skema ini,” katanya.

Laman: 1 2