Friday, 17 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



WTP Bukan Tolak Ukur Pengelolaan Keuangan Baik

Oleh Deice Pomalingo , dalam Legislatif , pada Monday, 24 May 2021 | 20:05 PM Tags: ,
  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru. (Foto Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Meskipun sudah mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke 11 kalinya, namun itu bukan tolak ukur pengelolaan keuangan yang baik. 

Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Roman Nasaru, usai menerima laporan hasil bersama pemerintah daerah, yang diserahkan langsung oleh Kepala BPK-RI perwakilan Gorontalo, akhir pekan lalu. Roman Nasaru hadir mewakili DPRD dalam menerima laporan hasil evaluasi BPK.

“DPRD mengapresiasi hasil WTP tersebut. Namun WTP bukan merupakan tolak ukur pengelolaan keuangan sudah baik. Karena masih ada koreksi dan temuan yang harus ditindak lanjuti menjadi satu hal yang harus diperhatikan,” ungkap Roman Nasaru. 

Lanjut dikatakan Roman Nasaru, BPK dengan memberikan opini WTP kepada pemerintah daerah tentunya bertujuan memacu untuk bisa lebih baik lagi. Terutama dalam hal pengelolaan keuangan. 

“Karena WTP itu tujuan untuk kesejahteraan rakyat, buat apa sebuah daerah kalau mendapatkan WTP tetapi rakyatnya tak sejahtera,” tegas Roman Nasaru. 

Politisi Nasdem ini menambahkan, dengan predikat opini WTP dan juga dibarengi dengan sejumlah koreksi yang harus ditindaklanjuti. Sehingga masih banyak yang perlu dievaluasi dalam hal keuangan daerah. Salah satunya berdasarkan rekomendasi dari BPK dan semua ini untuk perbaikan, baik dari segala asset, pengelolaan keuangan daerah harus diperbaiki lagi untuk kedepannya, karena tak ada artinya daerah mendapatkan WTP, tetapi rakyat tak sejahtera. 

“Jadi kedepan perlu adanya evaluasi dan ditindaklanjuti dari sejumlah rekomendasi yang diberikan oleh BPK ke daerah dan pastinya hal yang menjadi catatan dari rekomendasi tersebut tak akan terulang kembali di tahun penganggaran selanjutnya,” kuncinya. (wie/adv/hargo)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar