Senin, 10 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Wujudkan KLA 2021, Pemda Kabgor Gandeng Kejari dan Polres 

Oleh Berita Hargo , dalam Kab. Gorontalo , pada Senin, 12 April 2021 | 01:05 WITA Tag:
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat menandatangani MoU GCCS di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Sabtu (10/04/21). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Tekad Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mewujudkan kota layak anak (KLA) tidak main main. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai persiapan yang tengah dilakukan, Salah satunya dengan melakukan kerjasama dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Gorontalo.

Tak hanya itu, Dalam rangka mendapatkan penghargaan dari kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (Kemen-PPPA) tersebut, pemerintah kabupaten Gorontalo juga bekerja sama dengan Dunia Usaha, Lembaga masyarakat serta melibatkan TP-PKK Kabupaten Gorontalo.

Awal dari kerjasama tersebut dimulai dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) terkait Gorontalo Child Care Society Pelopor dan Pelapor Gemilang (GCCS) yang dilaksanakan di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Sabtu (10/04/21).

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut di dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Evaluasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (GT-KLA) Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A)

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dalam penyampaiannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Anak merupakan masa depan Bangsa. Kesalahan dalam mendidik anak, kata Nelson Pomalingo, akan mengakibatkan hal buruk untuk masa depan Bangsa, termasuk daerah.

“Rapat evaluasi gugus tugas ini tentunya bertujuan untuk mempersiapkan hal hal yang akan dilaksanakan dalam mewujudkan kota layak anak bagi Kabupaten Gorontalo”, ungkap Nelson Pomalingo.

Kabupaten Gorontalo, lanjut Nelson Pomalingo, telah beberapa kali menerima penghargaan kota layak anak. Penghargaan tersebut terus mengalami kenaikan predikat setiap tahunnya. Terakhir kali, Kabupaten Gorontalo menerima penghargaan kota layak anak predikat Mentor.

“Tentu ini bukan sekedar mengejar nilai, Karena bicara tentang anak merupakan kebutuhan, untuk itu kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk merumuskan secara bersama dengan Dinas P3A dan Pihak terkait dalam mewujudkan Kota Layak Anak Kabupaten Gorontalo”, pungkasnya Nelson Pomalingo.(hiu/adv/hargo)

BACA  Adat adalah Jati Diri Bangsa yang Berbudaya

Komentar