Jumat, 15 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Zidane Mengusir Kutukan Final Liga Champions

Oleh Aslan , dalam Sportivo , pada Selasa, 30 Mei 2017 | 03:00 WITA Tag: ,
  


Sang juara bertahan selalu gagal merebut gelar dua kali beruntun

Hargo.co.id – Zinedine Zidane dan Real Madrid berpeluang mencetak rekor di Final Liga Champions musim 2016/17, Minggu akhir pekan nanti. Madrid berpotensi mempertahankan dua gelar beruntun.

Pada Final Liga Champions 2017 ini, Madrid berjumpa Juventus dalam laga di Cardiff City, Sabtu, (3/6) atau Minggu dinihari WIB.

Meski berada di atas angin, Zidane perlu waspada. Terutama dengan mitos, sang juara bertahan gagal mempertahankan gelar menghantui Los Blancos. Zidane mengantarkan Madrid merebut gelar Liga Champions musim 2016 setelah di final mengalahkan Atletico Madrid melalui adu penalti.

BACA  Terpilih Aklamasi, Bambang Soesatyo Pimpin IMI Periode 2021-2024

‘Zizou’ mempersembahkan gelar Liga Champions, baik sebagai pemain dan pelatih untuk Los Galacticos.  Zidane merebut gelar Liga Champions sebagai pemain pada 2002.

Sejak kejuaraan Eropa ini menggunakan format Liga Champions pada 1992, belum pernah ada tim mampu mempertahankan gelar dua musim beruntun.

Sebelum Madrid menorehkan prestasi ini,  AC Milan, Ajax Amsterdam, Juventus, dan Manchester United (Man. United) nyaris mempertahankan gelar Liga Champions dua musim beruntun, namun gagal.

BACA  Terpilih Aklamasi, Bambang Soesatyo Pimpin IMI Periode 2021-2024

Bagi eks-pemain legenda Juventus ini, kemenangan di ajang Liga Champions musim ini sangat penting. Pelatih asal Prancis ini cuma membutuhkan satu laga lagi untuk bergabung dalam jajaran 20 pelatih dengan gelar Liga Champions. Selain itu, Zidane juga pernah merasakan gelar Serie A dan Piala Super Eropa bersama Juventus pada 1996.

Mahkota Juara Eropa ke-12 untuk Real Madrid sekaligus menegaskan kembali status mereka sebagai raja Eropa karena meraih gelar Liga Champions ketiga dalam empat musim terakhir.

BACA  Terpilih Aklamasi, Bambang Soesatyo Pimpin IMI Periode 2021-2024

Zidane enggan terpengaruh dengan mitos di laga final Liga Champions musim ini. Dia optimistis, kerja keras pemain berbanding lurus dengan hasil di atas lapangan.

“Saya adalah pelatih, itu berarti saya telah melakukan sesuatu dengan benar, tapi semua orang di skuat ini melakukan pekerjaan  luar biasa,” kata Zidane setelah Real menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal liga Champions. (*/hg)


Komentar