Hargo.co.id GORONTALO – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Pembangunan Daerah Sulut kembali akan dilaksanakan hari ini, Rabu (15/6) di Manado, Sulawesi Utara. RUPS ini sekaligus penentuan siapa yang akan menjadi komisaris dan direksi nanti. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, untuk komisaris Gorontalo telah merekomendasikan satu nama yaitu Rustam Akili.
Rekomendasi tersebut sudah ditandatangani oleh Gubernur Gorontalo dan seluruh kepala daerah se Provinsi Gorontalo. Rustam dipastikan aman di posisi ini. Informasi yang diperoleh koran ini, dalam RUPS nanti akan dilakukan pembatalan terhadap penjaringan yang dilakukan September lalu dan akan ditetapkan pengurus yang baru.
Ketika ditemui koran ini kemarin, Rustam mengaku dirinya sangat menghargai permintaan sejumlah kepala daerah untuk merekomendasikan dirinya sebagai komisaris. Saat itu dirinya ditemui Bupati Pohuwato, Syarif Mbuinga yang meminta kesediaannya. Kemudian disusul oleh Bupati Boalemo Rum Pagau yang secara kelembagaan memiliki saham ketiga terbesar di BPD Sulut.
Demikian juga dengan gubernur. Hingga akhirnya seluruh kepala daerah se Gorontalo menandatangani rekomendasi tersebut. “Saya sangat menghargai rekomendasi ini. Makanya saya bersedia,” ujar Rustam. Â Sebelumnya, upaya pemerintah Gorontalo untuk mengambil peran dalam pengembangan Bank Sulut-Gorontalo (Sulut-Go) terus bergulir.
Setelah memasukkan nama Gorontalo menjadi Bank Sulut-Go, kepala daerah Gorontalo juga telah merekomendasikan Rustam Akili untuk duduk sebagai komisaris PT Bank Sulut-Go. Enam kepala daerah sebagai pemegang saham PT Bank Sulut-Go itu masing-masing Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Walikota Gorontalo Marten Taha, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Bupati Boalemo Rum Pagau, Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga dan Wakil Bupati Gorontalo Utara Roni Imran. Rekomendasi itupun disampaikan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Bank Sulut-Go, Selasa (5/4) lalu di Manado, Sulut.
Walikota Gorontalo Marten Taha ketika itu mengemukakan, Rustam Akili merupakan figur yang tepat untuk mengisi jabatan di komisaris Bank Sulut-Go. Sebab selain matang dalam berorganisasi, Rustam Akili memiliki basic keilmuan ekonomi serta paham dengan masalah.
“Iya memang kami mengajukan nama Rustam Akili, karena kami melihat dengan basic ilmu yang dimiliki sosok Rustam sangat pas dengan posisi komisaris,” terang Marten Taha.(Fem/hargo)
