Penjualan Menurun, Bisnis Mobil Bekas Lesu

×

Penjualan Menurun, Bisnis Mobil Bekas Lesu

Share this article
Salah satu showroom mobil bekas di Kota Gorontalo. (FOTO DOC)

Hargo.co.id GORONTALO – Para pelaku bisnis mobil bekas di Kota Gorontalo tahun ini sedang mengalami masa masa sulit. Penjualan mobil bekas menurun drasti jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Apalagi menjelang lebaran Idul Fitri, biasanya permintaan mobil bekas mengalami peningkatan, namun untuyk tahun ini yang terjadi justru terbalik, penjualan menurun drastis.

Sebagaimana data yang diperoleh Gorontalo Post (group hargo), rata-rata penjualan mobil bekas sejak beberapa bulan terakhir hingga ramadan tahun ini telah menurun sekitar 50 persen.
Jika biasanya, pelaku usaha dapat menjual mobil bekas hingga 7 unit dalam sebulan, namun saat ini, hanya 3-4 unit saja yang laris.

Roni, salah seorang pemilik showroom mobil bekas di Jalan HB Jasin Kota Gorontalo mengakui hal itu. Saat diwawancarai Gorontalo Post, Roni mengatakan, penjualan mobil bekas tak seindah dulu. “Saat ini masih sepi permintaan mobil bekas,” ungkapnya, Jumat (24/6).

Roni mengungkapkan, turunnya penjualan mobil bekas ini sudah dirasakan oleh pebisnis sejak 2 bulan terakhir. Kondisi ini semakin diperparah dengan kurangnya perusahaan pembiayaan yang menerima kredit mobil bekas.

“Penunggak kredit banyak, karena mobilnya sering hilang, sehingga mereka tutup untuk kredit mobil bekas ini,” ujarnya dan mengimbau agar, para pemilik mobil kredit untuk tidak sembarang menjual mobil ke oknum yang tidak bertanggung jawab.
Sementara itu, sebagaimana pantauan Gorontalo Post, saat ini, harga mobil bekas di Kota Gorontalo dibanderol mulai Rp 80 juta sampai Rp 135 juta per unit untuk tipe Avanza dan Xenia.(dan/hargo)