Hargo.co.id GORONTALO – Untuk kelancaran pelaksanaan pasar senggol di Kota Gorontalo, sejumlah titik jalan yang menjadi pelaksanaan pasar senggol akan ditutup. Sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, lokasi pasar senggol berada di dua titik yaitu kawasan pusat pertokoaan dan kawasan Pasar Sentral.
Rekayasa Lalu Lintas ini diberlakukan Dinas Perhubungan dan Polres Gorontalo Kota untuk meminimalisir terjadinya kamacetan arus lalu lintas saat pelaksanaan Senggol nanti.
Sementara jalan yang akan ditutup yakni, Lima berada di pusat pertokoan masing-masing, Jalan Raja Eyato, Jalan S. Parman, Jalan M.T Haryono, Jalan Sutoyo, serta Jalan Imam Bonjol. Semetara di kawasan Pasar Sentral yakni Jalan Patimura.
Sementara itu, akses yang menuju jalur pasar Senggol akan diberlakukan sistem buka tutup.
“Ketentuan ini mulai berlaku berlaku esok (hari ini,red). Saya harap pengendara menaatinya,” kata Kapolres Gorontalo Kota AKBP Rony Yulianto,SIK melalui Kasat Lantas AKP AKP Eko Baskara SH,SIK ketika diwawancarai Gorontalo Post, kemarin, (26/6).
Selain ada akses yang ditutup total, petugas memberlakukan sistem buka tutup untuk Jalan Sultan Hasanuddin menuju arah Jalan MT Haryono dan Jalan Nani Wartabone menuju Jalan MT Haryono. Jalan ini normal dibuka di pagi hari dan akan ditutup saat sore hari.
Sementara itu di Jalan Raya Eato menuju Jalan Yusuf Polapa dan Jalan Suprapto menuju Jalan Raja Eato yang normalnya merupakan dua arah, selama senggol akan diberlakukan satu arah.
“Kita juga akan menurunkan 20 personil yang nanti akan bertugas mengatur arus lalu lintas. Sehingga para pengendara yang menuju senggol dapat mengikuti rute yang sudah kita tetapkan itu,” ujarnya.
Untuk parkiran kendaraan, lanjut AKP Eko, pihaknya sudah menyediakan lokasi khusus di setiap jalan memasuki tempat Pasar Senggol. Parkiran sudah ditata dengan baik. Setiap petugas parkir wajib memakai ID Card serta menggunakan karcis prabayar.
Dalam dua jam tarifnya sebanyak Rp 3 ribu untuk sepeda motor, dan bentor Rp 5 ribu. Untuk mobil Rp 10 ribu. “Mengenai keamanan parkiran sepenuhnya menjadi tanggungjawab petugas parkir,” jelasnya.
Mantan Kapolsek Talaut, Maluku ini mengimbau pula agar masyarakat senantiasa berhati-hati ketika bepergian di pasar Senggol. Kelengkapan berkendara serta taat berlalu lintas menjadi jaminan agar dapat selamat berkendara. (tr-49/ar/hargo)
