Hargo.co.id, GORONTALO – Banyak masyarakat Gorontalo yang penasaran menunggu hasil sampel untuk swab test yang telah dikirim oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid + 19 Provinsi Gorontalo ke Balitbang Kemenkes RI, di Makassar, Sulawesi Selatan.
Menurut Ketua GTPP Covid – 19 Provinsi Gorontalo, Â Rusli Habibie, belum tibanya hasil sampel tersebut dikarenakan hanya ada dua maskapai yakni Garuda Indonesia dan City Link yang bisa digunakan untuk pengiriman sampel. Penerbangan ke Makassar yang tidak sering akibat dampak corona juga menjadi hambatan tersendiri.
“Kendalanya ada di pengiriman dari Gorontalo ke Makassar. Dimana hanya Garuda Indonesia dan City Link yang bisa digunakan untuk mengirim sampel tersebut. Dalam seminggu, dua maskapai ini hanya melakukan dua kali penerbangan baik dari Gorontalo ke Makassar, maupun dari Makassar ke Gorontalo,” ungkap Rusli Habibie saat konferensi pers di Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Senin (13/4/2020).
Untuk menangani hal ini, lanjut Rusli Habibie, pemerintah akan melakukan pemeriksaan spesimen virus corona atau covid-19 secara mandiri. Hal itu diharapkan bisa mempercepat deteksi penyebaran virus corona di daerah.
“Kita akan manfaatkan laboratorium BPOM untuk tes PCR. Sudah keluar izinnya, insyaallah satu dua hari ini sudah bisa dimanfaatkan,†ujar Gubernur Rusli Habibie.
Dikatakannya, fasilitas lab dan tenaga medis di BPOM sudah cukup baik. Tinggal beberapa fasilitas gedung yang perlu dilakukan pembenahan. Pemprov Gorontalo siap membantu untuk percepatan perbaikan fasilitas tersebut.
“Tenaga operatornya juga sudah siap. Cuma ada ruangan kurang lebih Rp800 juta kita benahi ruangannya dan ada alat-alat yang lain. Fasilitasnya bisa memeriksa 100 spesimen setiap hari,†imbuhnya.
Tes PCR atau Polymerase Chain Reaction merupakan uji laboratorium spesimen untuk memastikan seseorang positif corona atau tidak. Selama ini, pemerintah provinsi masih mengandalkan laboratorium di Makassar untuk test PCR atau swab test.(adv/rwf/hg)
