Hargo.co.id GORONTALO – Siteru antara Fadel Muhammad dan Rusli Habibie sepertinya makin terbuka. Setelah pada Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar beberapa waktu lalu, kini berkaitan penetapan DPP Partai Golkar terhadap pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim (NKRI) jilid II. Fadel yang menjabat Sekretaris Dewan Pembina DPP Partai Golkar mempertanyakan penetapan NKRI jilid II.
“Dewan Pembina dan DPP bersama-sama menyusun rencana-rencana strategis. Termasuk penetapan pasangan calon yang diusung Golkar. Sampai dengan saat ini saya belum diberikan informasi soal siapa calon yang diusung Golkar untuk Pilgub Gorontalo. Makanya saya mempertanyakan penetapan pasangan NKRI oleh DPP Golkar,†ujar Fadel Muhammad.
Menurut Fadel Muhammad, persoalan penetapan pasangan calon belum dibicarakan oleh DPP bersama Dewan Pembina. “Mungkin baru pembicaraan awal saja. Setahu saya Pak Novanto masih berada di luar negeri,†kata Fadel Muhammad. Lebih lanjut Fadel Muhammad mengatakan, dalam penetapan pasangan calon yang diusung oleh Partai Golkar didasarkan pada ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Salah satu di antaranya mengacu pada hasil survei.
“Penetapan calon harus melalui mekanisme partai yang jelas. Golkar pun tetap akan melakukan survei, sebagaimana yang dilakukan partai-partai lainnya,†kata Fadel Muhammad. “Dan setahu saya, pak Novanto juga sudah bicara dengan Ibu (Hana Hasanah) untuk memasukkan Ibu ke daftar survei partai Golkar. Itu disampaikan pak Novanto waktu silaturahmi beberapa hari lalu,” sambung mantan Gubernur Gorontalo itu.
