Hargo.co.id GORONTALO – Pasca lebaran ketupat, aktifitas arus balik dari Gorontalo ke Manado, Kotambobagu, Palu, Bitung dan Makasar melonjak. Kemarin, (14/2), suasana padat penumpang mulai terlihat di Terminal 1942 Andalas. Jumlah penumpang mencapai 107 orang.
Pantauan awak media, suasana terminal 1942 jauh lebih ramai. Sejak pagi hari, aktivitas terlihat padat. Ada 8 Bus mangkal mengangkut para penumpang itu.
Abdullah, salah satu penumpang mengatakan, ia memang terbiasa balik ke daerah rantauannya setelah selsai lebaran ketupat.
Ia merasa tak lengkap balik ke kampung halannya Gorontalo bila tak ikut merayakan lebaran ketupat bersama keluarga. “Saya ini mau balik ke Manado,” katanya.
Kepala Terminal 42 Abdul Hamid Hasan mengatakan, suasana padat arus balik memang terlihat di Terminal 1942 pasca lebaran ketupat. Hal karena rata-rata masyarakat Gorontalo balik bersamaan setelah usai merayakan ketupat.
“Memang sudah menjadi kebiasaan terminal 42 Kota Gorontalo akan padat saat sesudah perayaan hari raya ketupat. Tahun-tahun sebelumnya juga begini,” ungkapnya.
Abdul memprediksi, lonjakan penumpang ini masih akan terus terjadi hingga hari ini. “Hari ini penumpang melonjak. Capai sekira 107 orang,” ujarnya.
Menurut Abdul, ada 8 Bus penumpang yang beroperasi di Terminal 42. Seluruhnya akan beroperasi melayani arus balik. Abdul mengatakan pihaknya, pihaknya jauh hari dalam persiapan. Baik saat arus mudik maupun arus balik.
“Untuk menjaga keselamatan perjalanan. Kami juga ikut memeriksa kesiapan seluruh bus yang beroperasi disini, juga kesepian sopir dan kernet,” terangnya.
Terkait harga tiket disampaikan Abdul tidak terjadi kenaikan tarif. Harga tetap normal. Gorontalo-Manado Rp 100 ribu, Gorontalo-Palu Rp 250 ribu, Gorontalo-Makasar Rp 350 ribu, Gorontalo-Kotamobagu Rp 90 ribu, dan Gorontalo – Bitung Rp 110 ribu. (tr-49/ar/hargo).
