hargo.co.id – Sebuah fakta mengejutkan baru saja diungkapkan pahlawan Portugal di final Euro 2016, Eder.
Pencetak gol semata wayang ke gawang Prancis itu mengakui bahwa ayahnya mendekam di penjara karena membunuh.
“Ayah saya di penjara sejak saya berusia 12 tahun. Ibu angkat saya meninggal dan ayah saya diduga membunuhnya,” jelasnya pada salah satu stasiun televisi di Portugal.
Meski begitu, Eder sama sekali tidak membenci ayahnya. Sejak kariernya mulai menanjak di dunia sepak bola, sang pemain mengaku selalu menjenguk sang ayah.
“Sejak saya bermain di Academica dan bisa mencari uang sendiri, saya acap pergi ke Inggris untuk melihat dia di penjara,” ujarnya.
“Setiap liburan saya menyempatkan waktu untuk menjenguknya di penjara Inggris,” tambah dia.
