Warga Miskin Turun Karena Inflasi Terkendali

×

Warga Miskin Turun Karena Inflasi Terkendali

Share this article
Potret warga miskin di Desa Motinelo Kabupaten Gorontalo.(dok.pkk)

Hargo.co.id GORONTALO – Penurunan angka kemiskinan Gorontalo yang belum lama ini dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dirasakan aneh oleh sejumlah kalangan, terutama pemerhati ekonomi. Pasalnya, ditengah lesunya perekonomian Gorontalo imbas pengaruh elnino yang terasa hingga triwulan awal 2016 ini, justru kemiskinan malah menurun.

“Bukankan itu sesuatu yang aneh ? Atau mungkin BPS punya pola baru dalam menghitung angka kemiskinan,” ungkap Abdurrahman Wahid, salah seorang pengamat ekonomi Gorontalo, kepada awak koran ini, belum lama ini. Pria yang akrab disapa Amang ini mengatakan, data BPS itu bisa saja dibenarkan karena memang cenderung ada perpindahan warga dari perdesaan ke perkotaan.

“Mungkin di wilayah perkotaan sedang gencar-gencarnya proyek untuk mengejar resapan anggaran pemerintah,” ungkap Abdurrahman. Selain itu, saat terjadi elnino dan lanina, program pemerintah sangat membantu petani dalam meminimalisir pengeluaran. Seperti yang diketahui, pasca elnino banyak bantuan pemerintah yang bergulir mulai dari bibit hingga pupuk secara gratis.

Namun yang paling penting adalah terkendalinya inflasi. “Jika inflasi rendah, itu berarti biaya hidup masyarakat juga rendah,” kata alumnus IAIN Makassar ini. Bahkan, terkendalinya harga pangan bisa dilihat sejak Ramadan lalu. Biasanya harga pangan tinggi menjelang lebaran, namun yang terjadi di Gorontalo malah sebaliknya.

Menurutnya, warga miskin akan sangat terbantu dengan inflasi yang rendah, khususnya inflasi pangan, karena sebagian besar konsumsi orang miskin hanya habis untuk makanan, “Jadi, salah satu kunci utama pengentasan kemiskinan adalah pengendalian harga-harga bahan makanan, khususnya beras,” pungkasnya.(axl/hargo)